KUALA KAPUAS, kontenborneo.com–Ketua Komisi II DPRD Kapuas, Hj Siti Rusyida berharap Pemkab Kapuas memberikan perhatian lebih kepada sekolah Yayasan Islam Al Amin Kapuas.

“Harapan kami kepada pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, agar lebih memberikan atensinya kepada Yayasan Islam Al Amin Kapuas,” ucap Siti Rusyda belum lama ini.

Srikandi Partai Golkar Kabupaten Kapuas ini, menegaskan Yayasan Islam Al Amin memiliki potensi besar dalam mencetak siswa-siswi berprestasi. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat diperlukan, agar sekolah ini terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikannya.

 “Kami yakin sekolah ini bisa mencetak dan menghasilkan siswa-siswi yang berpotensi,” tegas Hj Siti Rusyida.

(red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.comPj. Bupati Barito Kuala Dinansyah sebagai Pembina dalam apel senin di lingkungan Pemkab berlangsung di aula Selidah sampaikan pesan dan kesannya pada masa kepemimpinannya selama Enam bulan Senin (17/2).

Apel yang diikuti oleh para pejabat Esselon II, III dan staf itu disampaikan Dinansyah bahwa masa kepemimpinannya akan berakhir pada 20 Februari 2025. Dalam kesempatan itu Ia juga sampaikan ucapan terima kasihnya kepada Sekda Batola Zulkipli Yadi Noor, Pejabat dan pegawai atas dukungan dan sinergitas sehingga pemerintahan Barito Kuala berjalan dengan baik dan lancar.

Terima kasih banyak kepada Pak Sekda, kepala SKPD, pejabat dan seluruh karyawan/karyawati pemerintah kabupaten Barito kuala yang tiada henti mendukung,” katanya.

Ia juga sampaikan permohonan maafnya beserta istri seiring akan berakhirnya masa jabatannya.

“Terima kasih dan mohon maaf sekaligus mewakili istri selaku Pj. Ketua TP PKK Kab. Barito Kuala seandainya ada kesalahan baik itu sengaja maupun tidak disengaja,” ujar Dinansyah yang juga menjabat sebagai Kepala BKD Prov Kalsel.

Selain itu, Dinansyah juga memberikan pesan kepada seluruh pegawai untuk terus melanjutkan semangat dan sinergitas dengan pemimpin baru serta optimisnya kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Kepada seluruh pegawai dan pejabat untuk terus bersemangat, berintegritas, professional dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan pemerintahan dan juga Saya berharap sinergitas antara pimpinan dan bawahan untuk terus ditingkatkan khususnya kepada pemimpin kita selanjutnya. Saya optimis bahwa kemajuan Barito Kuala akan tercapai sesuai harapan kita,” tutupnya.

(red/Kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com Sekretaris Daerah dan Seluruh Kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya :

DR H BAHRUL ILMI SH MH sebagai Bupati Kabupaten Barito Kuala dan

HERMAN SUSILO sebagai Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala

Periode 2025 – 2030

Oleh Bapak PRABOWO SUBIANTO Presiden Republik Indonesia 

di Istana Negara Jakarta, 20 Pebruari 2025

 

Tertanda Sekretaris Daerah  Kabupaten Barito Kuala :

Ir. Zulkipli Yadi Noor, MSc

(red/design by Kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

PALANGKARAYA, kontenborneo.com –
Seorang mahasiswa di Palangka Raya berinisial K (19) menghadapi tuntutan pengembalian biaya pacaran dari mantan kekasihnya, B (21), setelah hubungan mereka berakhir akibat perselingkuhan.

K dan B yang berasal dari kampung yang sama dan menempuh pendidikan di Palangka Raya, menjalin hubungan selama tiga tahun sebelum berpisah dua bulan lalu. K memutuskan hubungan tersebut setelah mengetahui B menjalin hubungan dengan pria lain yang satu kampus dengannya.

Setelah putus, B dilaporkan masih sering menghubungi K dan meminta pengembalian biaya yang dikeluarkannya selama masa pacaran, termasuk pengeluaran untuk makan di luar, menonton film, dan aktivitas lainnya. B bahkan mengambil sepatu dan baju seragam kuliah milik K.

Merasa terganggu dengan situasi ini, K meminta bantuan pihak ketiga untuk mediasi. Melalui pertemuan yang difasilitasi oleh mediator lokal, permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai. B menyadari tindakannya dan memutuskan untuk tidak lagi menuntut pengembalian biaya serta mengembalikan barang milik K yang sempat diambil.

Kasus ini menjadi perhatian karena menggambarkan dinamika hubungan anak muda dan persoalan finansial dalam pacaran. Zal

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS, KONTENBORNEO.COM – Masyarakat Kecamatan Basarang memanfaatkan forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Perencanaan 2026 untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kapuas, Algrin Gasan, bersama perwakilan dari pemerintah daerah. Dalam musyawarah tersebut, warga mengusulkan sejumlah program prioritas seperti pembangunan dan perbaikan jalan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta dukungan untuk sektor pertanian dan pelaku UMKM.

Algrin Gasan mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting agar program pembangunan yang disusun benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran,” ujar Algrin, Sabtu (15/2/2025).

Hasil Musrenbang akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut sebelum ditetapkan dalam APBD 2026. Algrin juga menekankan bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan sekaligus dalam satu tahun anggaran, namun kebutuhan mendesak akan diprioritaskan.

“Kami di DPRD akan terus memperjuangkan agar suara masyarakat didengar dan diwujudkan dalam program pembangunan,” tegasnya.

Ia berharap Musrenbang ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kecamatan Basarang. (Red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com – Sekda Batola Zulkipli Yadi Noor pimpin Rapat koordinasi stunting terkait peluncuran program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Barito Kuala, berlangsung di aula Mufakat pada Kamis (13/2).

Program Genting merupakan Upaya percepatan penurunan angka stunting yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai wujud gotong royong lintas sektor.

Rapat koordinasi yang mengundang sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Perusahaan yang berada di wilayah kabupaten Barito Kuala, diharapkan Zulkipli dapat berperan turut serta ikut menekan angka stunting salah satunya melalui program Genting.

Bagaimana mewarisi generasi yang sehat, cerdas harus kita dorong secara bersama-sama agar Stunting bisa turun. Ini adalah upaya-upaya agar stunting dapat ditekan sehingga generasi emas bisa tercipta. Dalam rangka itu perlu gotong royong karena jika hanya mengharapkan APBD akan terasa berat, Barito Kuala angka prevalensi stunting tahun 2023 diangka 15,9% maka kita perlu gotong royong melalui Gerakan orang tua asuh cegah stunting,” pungkasnya.

Plt. Kepala Dinas Pengendalian Pendudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPKBP3A) Ahmad Wahyuni, sampaikan program anak asuh stunting adalah dari keluarga sasaran yang memiliki ibu hamil, ibu yang memiliki Baduta 0-23 bulan beresiko stunting dan atau berada pada tingkat kesejahteraan rendah.

“tujuan dari program Genting adalah Upaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting, gerakan ini juga meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting, Ini merupakan Langkah strategis yang harus kita lakukan dan dukung bersama,” ujarnya.

Terdapat empat jenis bantuan dalam pelaksanaan Genting, yaitu bantuan nutrisi pemberian makananan siap santap, bantuan non nutrisi meliputi perbaikan jamban dan rumah layak huni, bantuan akses air bersih dan bantuan meliputi edukasi pencegahan pada remaja, calon pengantin serta edukasi ibu hamil. (Red/Kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS, kontenborneo – Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan terkait sengketa Pilkada Kabupaten Kapuas. Dengan adanya putusan MK tersebut dinilai menjadi momen krusial bagi seluruh komponen di daerah itu untuk kembali bersatu dan harmonis.

“Pilkada adalah bagian dari proses demokrasi yang seharusnya memperkuat rasa persatuan kita sebagai bangsa. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai merusak keharmonisan yang telah kita bangun. Sekarang saatnya kita bersatu kembali,” kata Ketua Gerakan Dayak Nasional (Gerdayak) Kabupaten Kapuas, Thosibae Limin.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang belum tentu kebenarannya. Menurutnya, sikap saling menghormati dan kebersamaan harus tetap dijaga demi kedamaian daerah.

“Apapun hasil keputusan MK, mari kita terima dengan sikap dewasa dan bertanggung jawab. Jangan sampai berita bohong atau provokasi memecah belah kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Thosibae menekankan pentingnya gotong royong dan kerjasama dalam menghadapi situasi pasca Pilkada. Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi dan tetap menjaga stabilitas daerah.

“Dengan kedewasaan berpikir dan semangat kebersamaan, kita bisa membangun Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah menuju masa depan yang lebih baik. Mari kita jaga daerah kita agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” kata Thosibae Limin yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Kapuas.

Terpisah, Ketua Pemuda Pancasila Kapuas Risbend Asmin sekaligus Ketua Bakormad Kapuas juga mengimbau hal serupa. Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah untuk menjaga keamanan dan ketertiban pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam ajakannya, ia menekankan pentingnya menciptakan situasi yang tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap kita jaga,” ujar Risbend Asmin.

Dia mengingatkan masyarakat agar selalu mengedepankan sikap dewasa dan bijak dalam menyikapi dinamika politik. Menurutnya, dengan kebersamaan dan rasa tanggung jawab bersama, Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah akan tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan nyaman bagi semua.

“Saya yakin dengan kebersamaan dan kedewasaan kita semua, Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah akan tetap aman dan nyaman. Mari kita jaga persatuan, demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (*)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

 

KUALA KUAYAN, kontenborneo.com —Hari kedua pencarian terhadap dua orang terbawa arus di sungai Mentaya Kel. Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Identitas kedua korban tersebut an. Riko (9) lakis dan Joshua (12) lakis, merupakan warga Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu.

Berdasarkan kronologis yang diberikan saksi pada Kamis (12/02/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban bersama temannya mandi di pinggir sungai tetapi korban tidak bisa berenang kemudian terbawa arus dan tenggelam, teman korban berusaha menolong tetapi tidak mampu.

Mendapat informasi tersebut pada Rabu (12/02/2025) dari bapak M. Abadi anggota DPRD Kotim, Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana melalui pelaksana harian Maulana Abdillah langsung memberangkatkan satu tim dari Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sampit untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Setelah berkoordinasi dengan Instansi terkait, kami segera berangkatkan satu tim untuk melaksanakan pencarian orang tenggelam di Sungai Mentaya.” ungkap Maulana

Khairil selaku Koordinator Lapangan Basarnas mengatakan “Pencarian masih difokuskan di search area yang sudah ditentukan. “Kami masih mengupayakan pencarian dan selalu berharap Tim SAR Gabungan dapat segera menemukan korban.” tutup Khairil.

Hingga berita ini diterbitkan korban masih belum ditemukan.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Sampit, Polsek Mentaya Hulu, BPBD Kab.Kotim, Koramil 1015-08 Kuala Kuayan, Aparat Kecamatan Mentaya Hulu, Keluarga korban dan warga setempat. Zal

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

MARABAHAN, kontenborneo.com–Komisi Gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Derah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Batola bahas renana peraturan daerah (Raperda) Pembangunan Perumahan dan Pembangunan Permukiman, Rabu (12/02/2025).

Ketua Komisi Gabungan DPRD Batola, H Maslan, selepas rapat mengatakan, untuk sementara ini masih dalam tahapan proses pembahasan Raperda Pengembangan Perumahan dan Permukiman.

Menurut politisi Nasdem ini, setelah pembahasan selesai, maka rencana selanjutnya dilakukan studi komperatif ke daerah lain dalam rangka memenuhi penyempurnaan raperda tersebut.

“Rencana setelah ini difasilitasi lagi Biro Hukum Setdaprov Kalsel dan setelah itu pembahasan lagi,” ungkap H Maslan.

Dijelaskannya, masih ada tiga tahapan lagi dan setelah itu baru finalisasi Raperda Pembangunan Perumahan dan Pembangunan Permukiman tersebut.

Dia berharap, dengan adanya Perda Pembangunan Perumahan dan Pembangunan Permukiman di Batola, ada acuan pengembagan perumahan san permukinan.

Kemudian, sambung H Maslan, pimpinan Batola baru punya visi dan misi bisa diselaraskan dengan perda tersebut nantinya.

“Jadi setiap 5 tahun nanti ada evaluasi dan dengan adanya perda tersebut lebih memantabkan pembangunan kedepan, baik kawasan perumahan maupun permukiman. Bahkan, kedepan tidak akan ada tabrakan dengan RTRW,” demikian tandasnya.(red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

MARABAHAN,kontenborneo.com–Komisi I DPRD Batola mendukung rencana dimekarkannya Desa Semangat Dalam, kecamatan Alalak menjadi tiga desa.

Komisi I DPRD Batola, HD Estiningrum menyatakan, DPRD Batola sangat mendukung rencana pemekaran Desa Semangat Dalam, karena jumlah penduduknya sudah sangat padat dan jumlah RT juga banyak.

“Sehingga berdampak pada insentif RT tidak bisa dinaikan. Saat ini jumlahnya ada 53 RT kalau kita tidak dimekarkan, maka dikhawatirkan dana desa terpengaruh dengan pembayaran insentif RT,” ungkap anggota Komisi I DPRD Batola, HD Estiningrum, Rabu (12/02/2025).

Rencananya pemekaran Desa Semangat Dalam menjadi tiga, teranga dia, yakni Desa Semangat Dalam, Semangat Tengah dan Semangat Luar.
Tapi karena ada moratorium, sebut politisi PAN Batola ini, jadi belum bisa lakukan tapi untuk persyaratan sudah dipenuhi semua.

“Kemarin kami sudah ke BIG terkait batas-batas desa. Artinya sudah clear semua dan menunggu perturan moratorium itu nanti dicabut oleh pemerintah baru kita bisa melakukan pemekaran,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Batola, Yamani, terkait usulan pemekaran Desa Semangat Dalam pihaknya kemarin bersama rombongan Komisi I ke Kemendagri.
“Di Kementerian Dalam Negeri usulan itu sudah mereka terima. Jadi tinggal koordinasi desa dengan kabupaten dan provinsi untuk penanganan lebih lanjut,” terang politisi PPP Batola.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Kuala (DPMD Batola), Kalimantan Selatan Mochamad Aziz menyebutkan, Desa Semangat Dalam di Kecamatan Alalak Kabupaten Batola segera dimekarkan menjadi tiga desa. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads