MAGELANG,kontenborneo.com–DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan unsur pimpinannya untuk mengikuti agenda strategis nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang berlangsung pada 15–19 April 2026. Kegiatan bertajuk retret Ketua DPRD se-Indonesia ini melibatkan 478 pimpinan parlemen daerah guna menyelaraskan visi pembangunan nasional dan memperkuat integritas kepemimpinan.
Wakil Ketua DPRD Prov Kalteng, M. Ansyari, hadir secara langsung mewakili unsur pimpinan dari Bumi Tambun Bungai. Ia menilai forum ini sangat krusial sebagai wadah bertukar gagasan mengenai tata kelola pemerintahan yang efektif. Menurutnya, peran legislatif sangat vital dalam memastikan program pembangunan tepat sasaran bagi masyarakat.
Ansyari menegaskan bahwa materi wawasan kebangsaan dan kepemimpinan yang diterima peserta memiliki nilai strategis. Hal ini diperlukan untuk memastikan program pemerintah pusat berjalan selaras di daerah guna menghindari tumpang tindih kebijakan.
“Momentum ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi antardaerah. Kita ingin memastikan pelaksanaan program di daerah benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar legislator dari Partai Gerindra tersebut, Sabtu (18/4/2026).
Selain itu, Ansyari menambahkan bahwa retret ini memperkuat peran pimpinan DPRD Prov Kalteng dalam menjamin efektivitas pembangunan. Ia berharap dengan keselarasan program, kebijakan di daerah tidak lagi terhambat oleh kendala birokrasi dan dapat lebih cepat merespons kebutuhan warga.
Kegiatan ini merupakan inisiasi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD). Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan mencetak pemimpin daerah berkarakter negarawan yang mampu mengimplementasikan Asta Cita demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Melalui rangkaian pembekalan intensif ini, DPRD Prov Kalteng berkomitmen membawa semangat baru dalam menjalankan fungsi pengawasan. Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mempercepat kemajuan daerah serta mendukung stabilitas nasional secara berkelanjutan.(red/usm/hmsdprd)
