MUARA TEWEH,kontenborneo – Gedung Balai Antang Muara Teweh menjadi saksi kemeriahan Malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Ajang puncak yang berlangsung pada Rabu (15/4/2026) ini diikuti oleh 21 finalis yang terdiri dari 8 peserta putra dan 13 peserta putri terbaik daerah.
Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, yang membacakan sambutan Bupati Barito Utara, menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mencari generasi muda yang tidak hanya menarik secara fisik, tetapi juga berwawasan luas dan berkepribadian unggul untuk menjadi duta promosi daerah.
“Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong keterlibatan generasi muda untuk berperan aktif dalam memperkenalkan potensi daerah. Melalui ajang ini, diharapkan para finalis tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang turut memajukan pariwisata, seni, dan budaya daerah secara berkelanjutan,” ujar Muhlis.
Pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, mengingat kegiatan ini merupakan wadah pembinaan agar pemuda berperan aktif dalam pembangunan daerah. Muhlis juga berpesan agar para finalis menjunjung tinggi sportivitas dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Budparpora) Barito Utara, Hj. Annisa Cahyawati, menjelaskan bahwa pemenang ajang ini akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata daerah.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyediakan wadah bagi generasi muda Barito Utara dalam berkarya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memilih mitra pemerintah dalam mempromosikan potensi daerah melalui sektor pariwisata, seni, dan budaya, serta memilih wakil Barito Utara untuk mengikuti ajang Jagau Nyai tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” lapor Annisa.
Annisa menambahkan bahwa pemenang akan mewakili Barito Utara pada ajang Jagau Nyai di Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Mei 2026 mendatang. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang merupakan tokoh kompeten, pemerhati seni budaya, dan pakar pariwisata asli daerah.

Peserta Grand Final Putra Putri Pariwisata Barito Utara 2026 (ist)
Malam puncak tersebut berlangsung semarak dengan sesi peragaan busana, unjuk bakat, dan tanya jawab. Setelah melalui penilaian ketat, dewan juri menetapkan Muhammad Ridha Ishfahani Nazhafi (mahasiswa Universitas Mulawarman) sebagai Putra Pariwisata dan Biangka Sachura Ramadhani (pelajar SMAN 1 Muara Teweh) sebagai Putri Pariwisata Kabupaten Barito Utara 2026.
Keduanya diharapkan dapat mengemban tugas sebagai duta yang aktif dalam memperkenalkan dan mengembangkan potensi sektor pariwisata Kabupaten Barito Utara ke kancah yang lebih luas.(red/sal/kontenborneo.com/kominfo)
