MARABAHAN,kontenborneo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan komitmen pemerintah daerah agar PDAM Barito Kuala tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penegasan ini disampaikan Sekda saat menggelar konferensi pers terkait persoalan internal PDAM di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala, Rabu (20/5/2026).
H. Zulkipli Yadi Noor memastikan bahwa proses hukum yang tengah berlangsung tidak mengganggu operasional distribusi air bersih kepada pelanggan.
“Setelah kita berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pihak berkompeten, PDAM tetap beroperasional dan memberikan pelayanan. Bahkan, gaji karyawan pun sudah bisa dibayar,” ujar H. Zulkipli Yadi Noor di Marabahan,.
Menurut Sekda, hingga saat ini operasional PDAM berjalan baik dan lancar. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PT PLN, untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi aman.
“Bahkan kita sudah berkoordinasi dengan IKK (Instalasi Kota Kecamatan), Insya Allah distribusi air bisa berjalan lancar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini status badan hukum PDAM tengah diproses di DPRD Barito Kuala. Pemerintah daerah menargetkan perubahan status PDAM menjadi Perseroda agar tata kelola perusahaan lebih profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Status badan hukum PDAM sekarang masih berproses di DPRD Batola. Kita berharap nantinya PDAM menjadi Perseroda dan betul-betul memberikan deviden. Meskipun tahun 2026 ini, mereka diharapkan sudah mulai memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD),” ungkapnya.
Senada dengan Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batola, Muhammad Wahyu Adibowomo, menegaskan bahwa kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi teknis maupun manajemen.
“Kami selalu meningkatkan kualitas pelayanan. Segala keluhan pelanggan selama ini menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kami ke depan. Kami sangat terbuka menerima masukan sebagai langkah untuk membenahi tata kelola PDAM Barito Kuala,” pungkas Muhammad Wahyu Adibowomo.(red/kontenborneo)
