Pemprov Kalteng Segera Buka Seleksi 17 Tenaga Ahli dari Kalangan Mahasiswa dan Pemuda

0 comments

PALANGKA RAYA,kontenborneo – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera merekrut tenaga ahli atau staf khusus dari kalangan mahasiswa dan pemuda. Langkah ini bertujuan untuk mengawal berbagai kebijakan strategis Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, khususnya dalam memastikan efektivitas program unggulan Kartu Huma Betang.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa rencana rekrutmen ini telah mendapat persetujuan Gubernur setelah melalui pembahasan mengenai skema penunjukan dan seleksi terbuka.

“Kami sudah siapkan mekanisme seleksinya dan alhamdulillah bapak gubernur sudah setuju. Rencananya, proses pendaftaran dibuka awal Juni dan ditargetkan selesai pertengahan Juni 2026,” ujar Reza seusai upacara peringatan HUT Kalteng ke-69 di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (23/5/2026).

Sebanyak 17 tenaga ahli akan direkrut untuk menangani tujuh hingga delapan sektor strategis, di antaranya sektor pendidikan, ekonomi, dan pertanian. Tugas utama mereka adalah menjadi garda terdepan dalam memastikan program Kartu Huma Betang, yang mencakup layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan pangan, dapat terealisasi optimal di lapangan.

Reza memastikan bahwa proses rekrutmen akan berjalan secara terbuka. Sekretariat pendaftaran akan dipusatkan di Dinas Pendidikan Kalteng. Selain pendaftaran mandiri, Pemprov Kalteng juga membuka peluang bagi organisasi kemahasiswaan seperti HMI, GMNI, HIMA, maupun Presma BEM untuk memberikan rekomendasi kandidat terbaik.

“Seluruh mahasiswa silakan mendaftarkan diri. Kami juga menerima rekomendasi dari organisasi Cipayung, BEM, dan HIMA se-Kalimantan Tengah. Meski prioritas utama adalah mahasiswa, kami membuka ruang bagi lulusan S1 agar memiliki analisis yang lebih matang,” jelasnya.

Terkait kualifikasi, calon tenaga ahli dibatasi pada usia produktif maksimal di bawah 35 tahun. Mengenai status kerja dan honorarium, Reza menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan internal. Namun, ia mengapresiasi antusiasme para pemuda yang bersedia bergabung sebagai relawan demi berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Ada teman-teman dari organisasi Cipayung yang menyampaikan kesiapan untuk menjadi relawan tanpa gaji. Mereka benar-benar ingin berkontribusi,” tambahnya.

Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dan pemuda, Pemprov Kalteng berharap kebijakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat luas hingga ke pelosok Kalimantan Tengah.(red/usm/mmckalteng/kontenborneo)