MARABAHAN,Kontenborneo.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengunjungi Kantor PT Palmina Utama di Desa Simpang Lima, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, Senin (3/2/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas langkah mitigasi banjir selama ini melanda Kecamatan Jejangkit, Batola,” ujar Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono.

Selain itu, sebut dia, tujuan pertemuan tersebut mencari solusi terbaik bagi masyarakat Jejangkit.

Intinya, kedatangan kami bersama-sama mencari solusi untuk meminimalisasi dampak banjir, khususnya bagi masyarakat di Jejangkit,” ujarnya.

Dia mengapresiasi sikap terbuka PT Palmina Utama dalam menyepakati langkah-langkah mitigasi yang akan dilakukan.

Sambutan perusahaan bagus dan akhirnya diperoleh beberapa kesepakatan. Jadi tinggal mengeksekusi kesepakatan tersebut,” terangnya.

Jejangkit menjadi salah satu wilayah langganan banjir, terutama setelah banjir besar pada awal 2021.

Bahkan ketika kecamatan lain relatif aman pada musim hujan 2023, sebagian besar desa di Jejangkit justru masih terendam air.

Dampak banjir tersebut tidak hanya dirasakan secara sosial dan ekonomi, tetapi juga berpengaruh terhadap luas tanam padi semakin menyusut.

Banjir di Jejangkit dipengaruhi beberapa faktor diantaranya, curah hujan ekstrem, posisi topografi yang rendah serta aliran air kiriman dari wilayah timur menuju Sungai Barito.

Selain itu, adanya dugaan pembuangan air dari perkebunan sawit PT Palmina Utama merupakan bagian dari Julong Group turut memperparah kondisi banjir di wilayah tersebut.

Pada Oktober 2023, masyarakat dan PT Palmina Utama telah menyepakati penutupan akses pembuangan air dari perkebunan sawit ke outlet.

Namun, dugaan keterlibatan perusahaan dalam memperburuk banjir masih berlanjut, sehingga DPRD Batola bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola kembali bertemu dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi.(red)

 

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melaksanakan Syukuran dan Salat hajat dalam rangka Hari jadi Kabupaten Barito Kuala Ke 65, Kamis (02/01/2025) di Rumah Dinas Kediaman Penjabat (Pj) Bupati Barito Kuala.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Salat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan Salat Hajat, pembacaan Surat Yasin, pembacaan doa, dan ditutup dengan makan bersama. Suasana khusyuk menyelimuti Rumah Dinas Kediaman Pj Bupati Barito Kuala yang dipadati oleh para pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga yang turut hadir.

Pj  Bupati Barito Kuala Dinansyah  mengatakan  melalui Salat Hajat ini, pihaknya mendoakan para penuntut Barito Kuala dan orang-orang yang berjasa memajukan Barito Kuala, untuk selalu berada di tempat paling mulia di sisi Allah. Dinansyah juga menjelaskan kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur pemkab, atas pencapaian selama 65 Tahun Barito Kuala berdiri.

Seiring berjalannya waktu, kini Kabupaten Barito Kuala telah berusia 65 Tahun. 65 Tahun adalah rentang perjalanan yang cukup panjang, yang tentunya penuh dengan dinamika. Di setiap Peringatan Hari Jadi, sepatutnya kita syukuri dan dijadikan sebagai sebuah inspirasi dan motivasi serta instropeksi, sekaligus meneladani semangat dan kebersamaan yang dilakukan para pendiri daerah ini, sekaligus harus kita implementasikan dalam tindakan nyata dalam upaya membangun Bumi Ije Jela. Karena berbagai keberhasilan yang telah diraih selama ini hanyalah sebagian kecil dari gambaran besar cita-cita kita semua.”ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga momen refleksi untuk bersinergi, berkolaborasi untuk membangun Kabupaten Barito Kuala, dengan karya dan prestasi, dengan kerja yang produktif dan inovatif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Adapun syukuran dan Salat Hajat di kediaman Pj Bupati Barito Kuala sendiri dihadiri langsung oleh para alim ulama atau tokoh Masyarakat, para ahli waris penuntut Kabupaten Barito Kuala, Anggota Frokopimda, Pj. Ketua TP. PKK Kabupaten Barito Kuala dan Ketua Organisasi Wanita, Bupati terpilih, Sekretaris Daerah Kabupatrn Barito Kuala, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Pejabat Eselon II, III dan IV, serta para pelajar. (red/Foto:Kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS, kontenborneo.com–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Thosibae Limin, harapkan tahun 2025 ini, akan membawa perbaikan di segala aspek kehidupan masyarakat, dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pembangunan di Kapuas harus merata dan berkeadilan. Semua masyarakat berhak merasakan hasil pembangunan dan kesejahteraan tanpa terkecuali,” kata Thosibae Limin, di Kuala Kapuas, Jumat (3/1/2025)

Oleh sebab itu, lanjut legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, perlu dan pentingnya sinergi serta kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyoroti fokus utama untuk tahun ini, yaitu peningkatan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Menurut wakil rakyat yang terpilih kembali dari Daerah pemilihan (Dapil) Kapuas I Kecamatan Selat ini, dengan mengoptimalkan ketiga sektor tersebut, Kapuas memiliki potensi besar untuk mencapai kemajuan yang signifikan.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Thosibae ini, mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat sipil, untuk bersama-sama mewujudkan visi tersebut.

“Dengan kerja sama yang kuat, kita bisa menjadikan Kapuas lebih maju dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” harapnya.

Disamping itu, ia menekankan bahwa perbaikan ini tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kesejahteraan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, tahun 2024 telah memberikan berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama, baik oleh pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta. Namun, ia optimistis bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang kuat dari semua pihak, tahun 2025 bisa menjadi tahun yang lebih baik.

“Kita harus menjadikan tahun ini sebagai peluang untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dicapai, serta memperbaiki kelemahan yang ada,” demikian Thosibae. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran menanggapi apa yang menjadi kekhawatiran di masyarakat akhir-akhir ini terkait penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen.

Dikatakannya bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku untuk barang-barang mewah dan tidak akan berdampak pada kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Menurut penjelasan Menteri Keuangan dan Presiden Prabowo, PPN 12 persen hanya diterapkan pada barang mewah,” ucapnya, Kamis, Jumat (3/1/2025).

Legislator dari PAN ini menyatakan bahwa kekhawatiran masyarakat ini muncul akibat informasi yang simpang siur. Namun, Ia memastikan kebijakan tersebut tidak dirancang untuk menyulitkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Tidak semua barang dikenakan tarif 12 persen. Kebijakan ini hanya fokus pada barang-barang tertentu yang dianggap mewah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan pengaruhnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikannya agar masyarakat tidak mudah terpengaruh terhadap isu-isu yang beredar tanpa adanya klarifikasi.

“Ada anggapan bahwa pajak ini dikenakan secara merata pada semua barang. Padahal pemerintah telah mengatur kebijakan ini dengan hati-hati agar tidak merugikan masyarakat secara luas,” terangnya. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Agie mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lebih kreatif dan inovatif.

“Pelaku UMKM harus lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan momen ini. Misalnya, dengan menawarkan produk-produk khas daerah yang memiliki nilai tambah, paket promosi, atau memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar,” ujar Agie.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaku UMKM, baik melalui penyediaan pelatihan, akses permodalan, maupun pembukaan ruang-ruang promosi seperti bazar atau pameran.

“Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama mendukung UMKM, karena sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Dengan penguatan UMKM, kita juga turut mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap pelaku UMKM di Kalteng dapat memanfaatkan peluang ini dengan maksimal sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas, khususnya di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Selain itu, Agie juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal dengan memilih barang-barang hasil karya UMKM Kalteng sebagai bagian dari perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Belanja produk lokal bukan hanya mendukung UMKM, tetapi juga menjadi wujud cinta terhadap daerah kita sendiri,” tegasnya.

Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, momen Nataru diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kalteng. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

PALANGKA RAYA,kontenborneo – Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menyatakan dukungan penuh jika Kota Palangka Raya terpilih menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2026.

Sigit, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kota Palangka Raya, menegaskan bahwa Ibu Kota Provinsi Kalteng ini memiliki sarana dan prasarana olahraga yang sudah memenuhi standar untuk menggelar ajang bergengsi tersebut.

“Kota Palangka Raya memiliki fasilitas yang memadai. Jadi kami optimis siap menjadi tuan rumah Porprov Kalteng,” ujar Sigit Widodo pada Kamis (2/1/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa Porprov merupakan wadah krusial untuk menjaring atlet-atlet berbakat sebelum mereka terjun ke kompetisi tingkat nasional. Menurutnya, fasilitas yang mumpuni sangat berpengaruh pada performa maksimal para atlet di lapangan.

“Melalui Porprov, kita bisa mengidentifikasi atlet yang berkembang dan berpotensi untuk dilatih lebih lanjut. Nantinya mereka akan dipersiapkan untuk ajang yang lebih tinggi yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON),” imbuhnya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Sigit mengingatkan pentingnya pengaturan fasilitas yang matang guna menghindari penumpukan beberapa cabang olahraga dalam satu lokasi (venue). Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan profesional.

Ia pun mengajak para atlet untuk mulai meningkatkan intensitas latihan sejak dini. Dengan waktu persiapan sekitar satu tahun, Sigit yakin konsistensi latihan akan membawa atlet Kalteng meraih prestasi gemilang, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Masih ada waktu satu tahun untuk mempersiapkan segalanya. Latihan rutin sangat penting karena itu yang akan menentukan prestasi kalian ke depan,” tegas Sigit.

(red/kontenborneo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Oleh: Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

SOROT matahari cerah menyinari bumi pertiwi dan para penduduknya yang terhampar dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh sampai Papua.

Sinar matahari pagi di tahun baru 2025, tepatnya, Rabu 1 Januari, memberi harapan kita semua untuk melanjutkan kehidupan, berusaha, berbisnis, berbangsa, dan bernegara.

Harapan baru, the new hope berada di depan, lanjutan dari harapan panjang tahun sebelumnya 2024. Harapan itu tidak terkotak-kotak oleh waktu, oleh bulan, dan tahun. Tetapi sepanjang waktu, multi years. Kecuali harapan sudah tercapai, dan memulai yang baru.

Yang terasa berbeda dalam menjalani harapan adalah tahunnya. Tidak ada tahun sama. Katanya tidak ada waktu yang berulang.

Beda tahun beda tantangan. Beda presiden beda aturan, beda kultur, walaupun harapannya tetap saja sama: menuju rakyat sejahtera, Indonesia Emas.

Adaptasi oleh berbagai pihak yang ada dalam Indonesia merupakan tantangan. Perbedaan-perbedaan yang membuat pertikaian perlu diselaraskan.

Kultur rezim presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 10 tahun terakhir (dua periode) sempat tertanam dalam tatanan kehidupan bernegara dan kehidupan masyarakat.

Tentu saja kultur Jokowi belum habis, dan menyambung ke kultur baru yang dibawa Presiden Prabowo Subianto yang mulai bekerja tahun 2024, didampingi wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.

Riak-riak penyesuaian pasti ada. Mereka yang tidak mampu menyesuaikan akan membawa prinsip masa lalu yang sudah usai. Seringkali membawa frustrasi karena tidak selaras dengan zaman sekarang.

Kebenaran cenderung melegitimasi mereka yang sedang berkuasa, dengan segala aturan dan undang-undang yang dibuatnya. Namun demikian, penguasa harus tetap berhati-hati.

Di era 4.0 yang menandai kehidupan serba internet, semua serba mudah. Dunia dalam satu genggaman gadget, smartphone.

Suara rakyat biasa bisa menggelegar mengancam kejatuhan sang penguasa, melalui jari-jemarinya yang bermain media sosial.

Suara pers media siber ikut menggema kemana-mana. Tidak ada ampun bagi yang bertindak semena-mena. Semoga semua mampu menyesuaikan. Selamat Tahun Baru 2025.

Mari kita songsong Indonesia baru dengan tatanan masyarakat pers yang baru. (Ist)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

JAKARTA, kontenborneo.com – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus yang mengusulkan pemberian gelar kepahlawanan nasional untuk RM Margono Djojohadikusumo mendapatkan penghargaan dari Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS).

Penyampaian penghargaan inisiator gelar pahlawan dibacakan oleh Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati di Auditorium Abdulrahman Saleh, Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta, Senin 30 Desember 2024.

Selain Firdaus, juga pengusul gelar kepahlawanan nasional lainnya, yakni Grace Siahaan Njo, aktivis Vox Point Indonesia yang mengusulkan Herman Yosep Fernandez.

Usai pembacaan para penerima penghargaan oleh Ketua Umum FORMAS, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Ketua Dewan Pembina FORMAS, Hashim Djojohadikusumo.

Hashim juga memberi selamat kepada para penerima penghargaan lainnya termasuk sejumlah Ormas yang ikut berperan dalam kepedulian terhadap masyarakat.

Pemberian penghargaan tersebut juga menandai kegiatan peluncuran program Gerakan Masyarakat Peduli Anak Sekolah (Gemas), dan peresmian 19 anggota ormas yang baru tergabung dalam FORMAS.

Gelar Kepahlawanan

Ketua Umum SMSI Firdaus mulai merintis pengusulan gelar pahlawan nasional untuk RM Margono Djojohadikusumo dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD).

FGD itu untuk mendukung RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional Indonesia dengan menghadirkan pakar-pakar sejarah. FGD berlangsung di Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).

Diskusi mengungkapkan bahwa kontribusi Margono dalam memperbaiki kondisi ekonomi pasca-kemerdekaan sangat penting dalam mendukung kehidupan ekonomi bangsa.

RM Margono saat itu sebagai pendiri dan Direktur Utama BNI. Margono turut merancang bank sentral yang menjadi fondasi ekonomi nasional, setelah pelantikan Soekarno dan Hatta menjadi Presiden dan Wapres.

Setelah dibentuk Kabinet Presidentil dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS), Margono mengusulkan supaya dibentuk sebuah Bank Sentral atau Bank Sirkulasi seperti yang dimaksud dalam UUD ’45.

Soekarno-Mohammad Hatta kemudian memberikan mandat kepada Margono untuk membuat dan mengerjakan persiapan pembentukan Bank Sentral (Bank Sirkulasi) Negara Indonesia pada tanggal 16 September 1945.

Kemudian pada tanggal 19 September 1945, sidang Dewan Menteri Republik Indonesia memutuskan untuk membentuk sebuah Bank milik negara yang berfungsi sebagai “Bank Sirkulasi”.

Seiring usulan gelar kepahlawanan tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau sering disapa dengan panggilan Gus Ipul, Minggu (10/11/2024) di Jakarta, menilai pemberian gelar pahlawan pada Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo Subianto Presiden sangat layak.

Pendapat Gus Ipul sejalan dengan penilaian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang mengusulkan RM Margono diberi penghargaan sebagai pahlawan bangsa, terutama kiprahnya di bidang ekonomi.

Herman Yosep Fernandez

Grace Siahaan Njo dalam memperjuangkan Herman Yosep Fernandez, juga diawali dengan menggelar Focus Grup Discusion (FGD) dengan mengusung tema Herman Fenandes dari perlawanan bawah tanah di Bayah hingga gugur di Yogyakarta. FGD menghadirkan narasumber dari tokoh pers nasional dan juga peneliti sejarah, di Serang, Banten, Senin (21/10-24).

Herman Fernandez dikenal sebagai tokoh perlawanan bawah tanah di Bayah, Banten, pada masa pendudukan Jepang. Bersama tokoh pergerakan nasional lainnya, ia membentuk jaringan perjuangan romusha yang menolak eksploitasi kerja paksa oleh Jepang.

Pada masa revolusi fisik, Fernandez bergabung dengan Tentara Pelajar di Yogyakarta, ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Puncak perjuangannya terjadi dalam pertempuran di Sidobunder, Kebumen, di mana ia gugur bersama rekannya, Alex Rumambi. (rls)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan,kontenborneo.com – Senin, (30/12) menjadi giliran Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Barito Kuala bertugas pada Apel rutin di halaman kantor Bupati Barito Kuala.

Bertindak sebagai Inspektur, Kepala DPUPR H. Saberi Thanoor menyampaikan amanatnya. Ia katakan upacara pada setiap pagi senin merupakan salah satu kewajiban serta menjadi sarana penting dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan komitmen sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten Barito Kuala.

Saberi Thanoor pun mengharapkan dengan kerja keras bersama dapat menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk kemajuan Kabupaten dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.

Ia pun sampaikan kewenangan DPUPR dalam pengelolaan jaringan irigasi di Kabupaten Barito Kuala. “Semua tahu bahwa pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi sangat penting bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat terutama di daerah yang tergantung pada sektor Pertanian. Kewenangan pengelolaan jaringan irigasi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, tetapi juga melibatkan berbagai pihak dan Masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala DPUPR pun sampaikan bahwa dengan luas total 238.122 Ha Daerah Irigasi Rawa (DIR) di Kalimantan Selatan, di Kabupaten Barito Kuala memiliki tanggung jawab besar dengan 116.289 Ha atau 48,83% yang berada dibawah kewenangannya.

“DIR tersebar dihampir semua Kecamatan kecuali Kecamatan Kuripan. Berdasarkan Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2015, luas DIR di Kabupaten Barito Kuala terbagi dalam tiga kriteria kewenangan yakni, diatas 3000 Ha sebanyak 13 DIR menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dengan total 57.080 Ha, antara 1000 hingga 3000 Ha sebanyak 17 DIR menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan total 29.489 Ha,” sebutnya.

Kepala DPUPR juga jelaskan dibawah 1000 Ha sebanyak 99 DIR menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dengan total luas 29.720 Ha, yang terdiri dari saluran primer sepanjang 84,31 Km dan saluran sekunder 1.512,34 Km.

Dimana kewenangan tersebut dilaksanakan oleh bidang sumber daya air DPUPR, yang menjalankan kegiatan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa, termasuk operasional, pemeliharaan, dan rehabilitasi melalui program sistem irigasi primer dan sekunder.

Kegiatan yang kami laksanakan meliputi rehabilitasi saluran, pemeliharaan berkala dan rutin, serta pembuatan pintu air pada sistem irigasi primer dan sekunder. Untuk sistem irigasi tersier, pelaksanaannya bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Masyarakat,” jelasnya.

Terakhir ia pun memberikan ajakan untuk selalu menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan keberlangsungan penyelenggaraan Pemerintahan di kabupaten Barito Kuala. (Red/Kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

PALANGKA RAYA, kontenborneo.com –
Satbinmas Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng turut hadir untuk mendampingi Upacara Ziarah dan Tabur Bunga yang digelar dalam rangka HUT Satpam ke-44 Tahun 2024 pada wilayah hukumnya.

Upacara berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Jalan Tjilik Riwut Km. 2,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh puluhan anggota Satpam se-Kota Palangka Raya, Senin (30/12/2024).

“Upacara Ziarah dan Tabur Bunga ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Satpam ke-44 Tahun 2024, yang digelar oleh pihak panitia Koordinator Satpam bersama Satbinmas,” jelas Kapolresta melalui Wakasatbinmas, Ipda Narmanto.

“Sebagai bentuk apresiasi atas peran dari para Satpam dalam menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya, baik itu objek vital, BUMN, BUMD hingga instansi dan lembaga pemerintahan,” lanjutnya.

Ipda Narmanto menjelaskan, sedangkan untuk Upacara Ziarah dan Tabur Bunga itu sendiri bertujuan untuk mengenang jasa dari para pahlawan yang telah gugur demi membela kedaulatan bangsa dan negara.

“Dengan mengenang jasa para pahlawan, maka diharapkan kita bisa meneladani jasa-jasa mereka yang telah gugur demi bangsa dan negara, serta memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme dalam diri,” jelasnya.

Upacara itu pun berlangsung hikmat serta diisi dengan rangkaian kegiatan seperti penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga hingga penaburan bunga di makam-makam para pahlawan. Zal

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads