KUALA KAPUAS— Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, menyatakan dukungannya terhadap program nasional makan gizi gratis (MBG) yang akan segera dilaksanakan di wilayah Kapuas. Program ini dinilainya penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan generasi sehat dan produktif. Masalah gizi adalah tantangan yang harus kita atasi bersama, terutama di daerah yang masih menghadapi angka kekurangan gizi cukup tinggi,” kata Ardiansah di Kuala Kapuas, Rabu (8/1/2025).

Ia menegaskan, DPRD Kapuas telah membahas program ini bersama pemerintah daerah dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk menyusun persiapan pelaksanaan. “Melalui Banggar, kita sinkronisasi dengan eksekutif agar program MBG tahun 2025 siap dijalankan di Kapuas,” jelasnya.

Ardiansah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat agar pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran. DPRD, katanya, akan berperan aktif dalam pengawasan serta memastikan dukungan anggaran.

Program makan gizi gratis ini akan diprioritaskan untuk anak sekolah, ibu hamil, dan lansia. Dengan pelaksanaan yang baik, diharapkan mampu menurunkan angka stunting, meningkatkan kesehatan, serta menunjang prestasi belajar anak-anak.

Politisi Golkar ini pun mengajak masyarakat untuk mendukung program dengan ikut berpartisipasi. “Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan masyarakat Kapuas yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera,” tegasnya. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

PALANGKA RAYA, kontenborneo.com– Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Junaidi meminta kepolisian di daerah setempat agar dapat memaksimalkan pencegahan peredaran narkoba dan judi online atau judol di 2025.

“Kita bisa melihat sekarang narkoba dan judi online ini juga saling berkaitan, bahkan keduanya ini sudah masuk hingga ke pelosok-pelosok daerah,” katanya di Palangka Raya, Selasa (7/1/2025).

Dirinya merasa terkejut dan prihatin, saat ia melakukan reses di Daerah Pemilihan I meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan, dan Kota Palangka Raya.

Di tiga daerah itu, narkoba dan judi online menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya angka perceraian di Kalimantan Tengah.

“Berdasarkan hasil reses kami, narkoba dan judi online merupakan salah satu penyebab perceraian di Kalimantan Tengah. Dampak negatif dari kedua permasalahan ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Junaidi menyampaikan, peredaran narkoba dan maraknya judi online ini telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan tokoh masyarakat di Dapil I.

Masyarakat di tiga wilayah tersebut mendesak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

“Memang sebenarnya permasalahan ini harus ditangani bersama-sama, tidak bisa dilakukan oleh salah satu pihak saja yang pada akhirnya penanganannya tidak maksimal,” ujarnya.

Politisi dari partai Demokrat ini berharap agar aparat penegak hukum dapat bersinergi dalam menanggulangi dan mencegah peredaran narkoba di Kalimantan Tengah.

Pihaknya di Komisi II DPRD Kalimantan Tengah berkomitmen terus mengawasi dan mendorong pemerintah, serta aparat penegak hukum dalam upaya menekan angka perceraian yang diakibatkan narkoba dan judi online. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala mengggelar Rapat Paripurna ke-10 masa sidang II dalam rangka hari jadi ke-65 Kabupaten Batola, di Gedung DPRD Batola lantai 3, Senin (06/01/2025).

Pj Bupati Batola, Dinansyah mengatakan, kata bersatu dari tema diangkat dipilih karena momen tahun politik pada Pilkada 2024 lalu, berhasil dilewati dengan aman dan lancar.

Sedangkan kata maju dari tema tersebut ujar Dinansyah, merupakan akronim yang berarti makmur, aspiratif, jujur dan unggul.

Dalam konteks tema hari jadi, kata maju merupakan cita-cita dan harapan kita untuk dapat memberikan yang terbaik, sehingga Batola bisa selangkah lebih maju dari daerah lain,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dinansyah juga memaparkan, pada Tahun 2024 Batola berhasil mencapai berbagai kinerja baik pada indikator-indikator pembangunan.

Dinansyah juga memaparkan, capaian kinerja Pemkab Batola diantaranya, Indeks Pembangunan manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, gini rasio, pengendalian inflasi, pelayanan publik penanganan pengangguran, kesehatan, nilai akuntabilitas kinerja pemerintahan, indeks kepuasan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana, mengapresi atas pencapaian kinerja Pemkab Barito Kuala tersebut.

Ayu berharap, berbagai keberhasilan tersebut terus ditingkatkan dan dikembangkan agar masyarakat lebih baik dan sejahtera.

Kami optimis Batola akan semakin berkembang, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi di seluruh aspek kehidupan masyarakat Barito Kuala,” harapnya.

Dia juga berharap, kepala daerah terpilih, mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan yang telah dibuat untuk kemajuan Barito Kuala semakin maju di berbagai bidang.

Tujuannya hanya untuk kemajuan Batola dan kesejahteraan masyarakat,” demikian Ayu.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sri Wiryono didampingi Wakil Ketua, Harmuni dan Bahriannoor tersebut mengangkat tema “Bersatu Menuju Batola Maju”.

Turut hadir di acara itu, Sekda Batola, Zulkifli Yadi Noor, kepala SKPD, camat, kepala desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya.(red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS— Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indah Ayu Lestari, memberikan apresiasi atas pelaksanaan gerakan pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak di 26 Puskesmas. Program ini dinilainya sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting, terutama bagi warga di daerah yang sulit dijangkau fasilitas medis. Langkah ini membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mencegah penyakit sejak dini,” kata Indah di Kuala Kapuas, Selasa (7/1/2025).

Menurut legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu, program kesehatan gratis ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya akses kesehatan yang mudah dan gratis, terutama bagi warga kurang mampu yang sering terkendala ekonomi.

Gerakan pemeriksaan tersebut mencakup layanan cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan. Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pola hidup sehat bagi masyarakat.

Indah berharap program ini dapat dilaksanakan secara rutin dengan cakupan yang lebih luas, termasuk layanan kesehatan ibu dan anak, penyakit kronis, serta dukungan kesehatan mental. “Kami, sebagai wakil rakyat, akan terus mendorong pemerintah memprioritaskan anggaran kesehatan agar kegiatan ini berkelanjutan,” ujarnya.

Wakil rakyat dari Dapil Kapuas IV itu optimistis program ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia juga mengajak warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini secara maksimal. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS— Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Abdurahman Amur, menyatakan dukungannya terhadap program-program strategis yang dirancang Dinas Sosial setempat pada tahun 2025. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial.

“Program-program tersebut merupakan upaya nyata untuk mengatasi permasalahan masyarakat, seperti kemiskinan, pengangguran, dan keterbatasan akses terhadap layanan sosial dasar,” kata legislator dari Partai Golkar itu di Kuala Kapuas, Senin (6/1/2025).

Ia menegaskan pentingnya peran Dinas Sosial dalam memastikan masyarakat dapat hidup lebih layak. Karena itu, Abdurahman mendorong agar setiap program tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga tepat sasaran. “Kami di DPRD akan terus mengawal dan mendukung alokasi anggaran yang memadai, agar pelaksanaannya memberi manfaat maksimal,” ujarnya.

Beberapa program prioritas yang disorot meliputi pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kurang mampu, pemberdayaan kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan keterampilan bagi pencari kerja.

Abdurahman, wakil rakyat dari Dapil Kapuas V yang meliputi Kecamatan Bataguh, Kapuas Timur, Tamban Catur, dan Kapuas Kuala, juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan sektor swasta sangat diperlukan agar hasilnya lebih maksimal,” tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program-program sosial yang diluncurkan, baik melalui pengawasan maupun pemanfaatan layanan yang tersedia. “Mari bersama-sama membangun Kapuas yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” ajaknya.

Menurutnya, dukungan penuh dari DPRD akan menjadi katalisator keberhasilan program strategis Dinas Sosial di tahun 2025, sehingga kesejahteraan masyarakat Kapuas dapat lebih cepat terwujud. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

JAKARTA, kontenborneo.com– Upaya pemerintah untuk mewujudkan pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, diperlukan berbagai langkah startegis oleh pemangku kebijakan dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto.

Menyangkut hal tersebut, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman selaku Penasehat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional mengatakan, sangat perlu untuk menerapkan Sentralistik Demokratik (Sendem) untuk mencapai kearah pertumbuhan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dudung yang didampingi Kolonel Czi Asep Sugiharto Asisten I Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional dan Khalid Zabidi anggota tim ahli, saat menerima kunjungan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, di ruang kerjanya, Senin 6 januari 2025.

“Dengan sistem pemerintah yang menggabungkan unsur-unsur sentralisasi dan demokrasi sehingga pengambilan keputusan dan pengawasan terpusat pada pemerintah pusat, sehingga tercipta stabilitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang stabil,” paparnya.

Lebih lanjut Dudung menerangkan, dengan sentralistik demokratik juga akan terwujud pembangunan yang merata di seluruh wilayah, karena meskipun kekuasaan terpusat pada pemerintah pusat namun dalam pengambilan keputusan sesui dengan azaz demokrasi akan melibatkan perwakilan rakyat.

“Pada prinsipnya sistem sentralistik demokratik bertujuan mencapai keseimbangan antara efisiensi pemerintahan dan partisipasi rakyat,” ungkapnya.

Dudung mengungkapkan, efisiensi pemerintahan yang artinya proses pengambilan keputusan yang efektif dan efesien, penggunaan sumberdaya secara efektif, pelayanan yang cepat transparan dan berkualitas serta pengurangan prosedur yang tidak perlu sehingga memperlambat proses.

Sementara itu Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus menyebut di bidang politik, sentralistik demokratik akan membawa stabilitas poitik, koordinasi yang efektif antara intansi pemerintah dan akan lebih terintegrasi sehingga lebih efesien dalam mengambil keputusan.

“Secara administratif dengan pengawasan dan kontrol dari pusat akan lebih efektif, sehingga akan timbul efisiensi birokrasi yang bisa memangkas prosedur yang tidak diperlukan, hal tersebut juga berpengaruh pada pengoptimalan sumberdaya sehingga terjadi efesiensi anggaran dan SDM,” pungkas Firdaus. (rls)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

PALANGKA RAYA, kontenborneo.com –
Personel Satsamapta Polresta Palangka Raya mengambil langkah humanis dengan mengumpulkan sekelompok anak punk yang sering terlihat mengamen di kawasan pertigaan dekat Gereja Katedral.

Kegiatan ini dibawah instruksi Kasatsamapta Polresta Palangka Raya, AKP Suyatman, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum di wilayah tersebut.

“Tujuan kami adalah memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya menjaga ketertiban di lokasi-lokasi strategis seperti pertigaan Gereja Katedral, yang sering dilalui masyarakat dan bisa menjadi titik rawan kemacetan,” katanya mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, Senin (6/1/2025).

Dalam kesempatan itu, personel Satsamapta menyampaikan imbauan agar para anak punk tidak mengamen di lokasi tersebut demi menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas dan ketidaknyamanan pengguna jalan.

Selain itu, mereka juga diajak untuk mempertimbangkan alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Kami selalu mengedepankan pendekatan humanis. Kami mengimbau mereka untuk menjaga sikap, tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan, serta berkontribusi dalam menjaga ketertiban di lingkungan mereka,” tambahnya.

Polresta Palangka Raya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan persuasif, guna menciptakan lingkungan yang tertib dan aman bagi semua pihak. Zal

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna ke-9 Penutupan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2024 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025 DPRD Prov. Kalteng, bertempat di Ruang Rapat DPRD Prov. Kalteng, Senin (6/01/2025).

Rapur ini dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Prov. Kalteng Riska Agustin dan dihadiri Wakil-Wakil Ketua, dan para Anggota DPRD Prov. Kalteng, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Para Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekretaris Daerah serta Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng, Para Pimpinan Perguruan Tinggi,Pimpinan Partai Politik, Sesepuh, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan serta Para Tenaga Ahli DPRD Prov. Kalteng.

Dalam pidato pengantarnya, Riska Agustin menyampaikan bahwa sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tahun 2025 juga menjadi tahun penuh tantangan dan resiko. Kondisi ekonomi global yang tumbuh melambat, inflasi, gangguan rantai suplay, perubahan iklim, ketegangan geopolitik dan perang dapat berdampak pada kondisi nasional dan daerah.

“Kebijakan kenaikan ppn dan cukai 12%, pengetatan penyaluran subsidi bbm dan kenaikan energi (listrik) melalui sistem Nomor Induk Kependudukan (NIK), pengenaan kenaikan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebagaimana ketentuan Undang-undang No.1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, pasti akan memberikan dampak ekonomi baik tekanan inflasi, kenaikan harga barang yang sangat dirasakan masyarakat khusus kelompok masyarakat menengah dan kurang mampu,” jelasnya.

Politisi dari Partai Golkar ini mengharapkan perhatian bersama untuk mencermati dan mengantisipasi dampak kebijakan tersebut.

“Kita harus tetap ingat bahwa peningkatan pendapatan daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) penting, namun kesejahteraan dan keselamatan rakyat harus menjadi yang utama. Untuk itu kita ditantang mempergunakan keuangan daerah secara baik dan bertanggungjawab sesuai prinsip-prinsip tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance), karena uang yang kita kelola dan manfaatkan berasal dari tetesan keringat rakyat melalui pungut pajak dan retribusi,” pungkasnya. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-9 Penutupan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2024 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025 DPRD Prov. Kalteng, bertempat di Ruang Rapat DPRD Prov. Kalteng, Senin (6/01/2025).

Rapur ini dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Prov. Kalteng Riska Agustin dan dihadiri Wakil-Wakil Ketua, dan para Anggota  DPRD Prov. Kalteng, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Para Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekretaris Daerah serta Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng, Para Pimpinan Perguruan Tinggi,Pimpinan Partai Politik, Sesepuh, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan serta Para Tenaga Ahli DPRD Prov. Kalteng.

Membacakan pidato tertulis Gubernur Kalteng, Wagub Edy Pratowo menyampaikan sangat menyambut baik dan mengapresiasi terlaksananya kegiatan Reses Tim/Kelompok Anggota DPRD Prov. Kalteng Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024, sebagaimana tadi telah disampaikan hasil laporan dari Reses tersebut. Reses itu bermakna penting, sebagai  jembatan komunikasi antara anggota Dewan dengan masyarakat di konstituen atau daerah pemilihannya,  untuk turun langsung ke lapangan mendengarkan aspirasi, harapan, dan bahkan keluhan warga.

“Menjadi harapan kita bersama, hasil kegiatan reses tersebut nanti dapat memberikan input atau masukan berharga bagi kita bersama,  dalam mendorong perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, percepatan pembangunan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Kalimantan Tengah, agar semakin baik lagi ke depan”, tutur Wagub.

Disampaikan Wagub, pada tahun 2024 yang lalu, direncanakan ada 19 (sembilan belas) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas, sebagaimana ditetapkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024. Adapun sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 kemarin, sebanyak 11 (sebelas) Raperda telah berhasil ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para Pimpinan dan Anggota DPRD serta semua pihak terkait, yang telah bekerja keras bersama Pemerintah Provinsi untuk menyelesaikan pembahasan Raperda-Raperda itu”, ungkap Wagub.

“Namun demikian, perlu menjadi catatan kita, dari 19 Raperda yang direncanakan dalam Propemperda 2024, baru 7 (tujuh) Perda yang selesai ditetapkan. Selebihnya adalah perda di luar Propemperda dan perda yang ditetapkan tunggakan dari Propemperda tahun sebelumnya”, imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Wagub, selanjutnya, Pemprov Kalteng mengusulkan total 12 (dua belas) raperda untuk nantinya dibahas pada Tahun 2025 ini, terdiri dari 3 (tiga) buah Raperda baru, 3 (tiga) buah Raperda Kumulatif Terbuka yaitu Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024, Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, dan APBD Tahun Anggaran 2026, serta 6 (enam) buah Raperda yang merupakan tunggakan dari Propemperda Tahun 2024.

“Kita semua berharap, ke depan koordinasi dan kerja sama kita makin solid, agar kebijakan-kebijakan melalui Peraturan Daerah itu dapat mendatangkan keBERKAHan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KUALA KAPUAS — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Arhensa Mullah Muhammad, mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Kapuas yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Generasi muda adalah ujung tombak perubahan. Mari kita bersama-sama memanfaatkan semangat dan potensi yang kita miliki untuk menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai daerah yang lebih maju dan mandiri,” ujar Arhensa di Kuala Kapuas, Minggu (5/1/2025).

Sebagai politisi muda dari Partai Bulan Bintang (PBB), Arhensa menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi. Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh peran aktif para pemudanya.

Wakil rakyat dari Dapil Kapuas I Kecamatan Selat itu mendorong generasi muda agar terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, ekonomi, maupun politik. Ia juga mengingatkan agar pemuda tidak ragu mengambil peran strategis demi kemajuan bersama.

“Kapuas memiliki potensi besar yang harus kita kelola bersama. Generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk memaksimalkan potensi ini agar masa depan Kapuas lebih cerah,” harapnya.

Arhensa menegaskan bahwa PBB berkomitmen mendukung program-program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia pun berharap semangat perubahan dan inovasi terus berkembang, khususnya di kalangan pemuda.

“Sekali lagi, saya mengajak para pemuda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah tercinta ini, agar Kapuas semakin maju di masa mendatang,” pungkasnya. (red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads