KUALA KAPUAS, kontenborneo.com–Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas, Ardiansyah yang juga ketua DPRD Kapuas menyebut bahwa banjir merupakan bencana yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah Kapuas Tengah, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Ardiansyah menilai perlu adanya solusi jangka panjang guna meminimalkan dampak bencana di masa mendatang agar bisa diantisipasi serta program-program apa yang bisa untuk menanggulangi hal tersebut..

“Kita menyampaikan perlunya langkah jangka panjang untuk meminimalkan dampak bencana serupa di masa mendatang,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Ardiansyah memberikan apresiasi atas kerja keras pemerintah daerah, BPBD Kapuas, Dinas Sosial, TNI-Polri, relawan, pemerintah desa dan kecamatan, serta Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang telah bergerak cepat melakukan penanganan darurat dampak dari bencana banjir tersebut. (red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kalteng, Jalan S. Parman, Palangka Raya, Selasa (4/2/2025).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Lohing Simon, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PMD Prov. Kalteng, H. Aryawan didampingi Sekretaris Dinas PMD Prov. Kalteng, seluruh Kepala Bidang serta Pejabat Fungsional di lingkungan Dinas PMD Prov. Kalteng.

Dalam pertemuan ini, membahas pelaksanaan program dan kegiatan pada Anggaran Tahun 2025 dari mitra kerja Komisi IV, dimana Dinas PMD Prov. Kalteng merupakan salah satu mitra kerja dari Komisi IV.

Dalam pertemuan ini, beberapa isu strategis yang dibahas diantaranya mengenai kondisi BUMDes di Kalimantan Tengah, Kapasitas Aparatur Desa, serta Kelembagaan di Desa.

Aryawan menegaskan bahwa Dinas PMD Prov. Kalteng akan terus berupaya melaksanakan program dan kegiatan di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap melalui pertemuan hari ini, Dinas PMD Prov. Kalteng dapat menguatkan program dan kegiatan yang lebih matang dan terarah, sehingga urusan pemberdayaan masyarakat dan desa di Kalimantan Tengah dapat terlaksana secara baik dan efisien,” ucap Aryawan.

Rapat ini merupakan forum strategis agar program kerja antara eksekutif dan legislatif dapat bersinergi demi mewujudkan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah yang lebih optimal dan lebih maju. DPRD dan Dinas PMD Prov. Kalteng berharap melalui kolaborasi ini, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dapat bermanfaat positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat desa di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dengan dilaksanakannya RDP ini, setiap program yang direncanakan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Guna memantapkan dan menyelaraskan pelaksanaan program kerja mitra Komisi IV dalam Anggaran Tahun 2025, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kalteng, Jalan S. Parman, Palangka Raya, Selasa (4/2/2025).

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Lohing Simon, yang sekaligus bertindak sebagai pemimpin jalannya diskusi dan dihadiri langsung oleh Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung didampingi Sekretaris Bapperida, seluruh Kepala Bidang serta sejumlah Pejabat Fungsional di lingkungan Bapperida Prov. Kalteng.

Dalam pertemuan ini, berbagai isu strategis dibahas, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, pengembangan pelabuhan, peningkatan kualitas jaringan jalan, serta implementasi program strategis nasional di wilayah Kalimantan Tengah.

Leonard S. Ampung menegaskan bahwa Bapperida akan terus berupaya meningkatkan efektivitas perencanaan guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harapkan dengan pertemuan hari ini, Bapperida dapat memiliki perencanaan yang lebih tajam dan terarah, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan pekerjaan, serta menekan angka kemiskinan. Selain itu, kita juga berupaya agar pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah semakin baik dan berkualitas,” ujar Leonard.

Rapat ini menjadi forum strategis dalam mensinergikan program kerja antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan pembangunan yang lebih optimal di Kalimantan Tengah. DPRD dan Bapperida berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Dengan adanya RDP ini, diharapkan setiap program yang direncanakan dapat berjalan sesuai dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kallimantan Tengah (Kalteng) meminta PT Bank Kalteng untuk meningkatkan kualitas pelayanan, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan perbankan yang cepat, efisien dan inklusif. Hal ini dikatakan Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono Selasa (4/2/2025) di Palangka Raya.

Memang sejauh ini kata dia, Bank Kalteng mengalami perkembangan positif. Baik terkait aset dan sektor keuangan perbankan. Hanya saja, berbagai aspek pelayanan perbankan perlu terus ditingkatkan.

“Kami minta jajaran pengurus PT Bank Kalteng untuk terus berinovasi, guna meningkatkan kualitas pelayanan perbankan,” ucapnya,

Adapun kualitas pelayanan perbankan yang dimaksud lanjut Purdiono, diantaranya mencakup berbagai pelayanan publik pada unit perbankan.

“Sebut saja dalam hal pelayanan transaksi pada setiap unit perbankan, maka perlu didukung dengan loket-loket pelayanan yang memadai, sehingga masyarakat dapat menerima pelayanan yang cepat,” ungkapnya.

Selain hal tersebut, politikus Partai Golkar ini juga berharap Bank Kalteng dapat terus meningkatkan pelayanan berbasis digital, sehingga memudahkan akses masyarakat yang saat ini semakin tinggi dalam mendapatkan pelayanan perbankan.

“Dengan penguatan pelayanan digital kepada masyarakat, maka dapat semakin memperkokoh posisi Bank Kalteng untuk mampu bersaing di era digital,” tambahnya.

Guna mencapai semua itu jelas Purdiono, maka sebagai solusinya diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM). Terutama dalam hal kompetensi penguasaan teknologi berbasis digital.

“Penguatan SDM yang berorientasi pada penguasaan teknologi digital saat ini sangat diperlukan guna mempercepat interaksi dengan nasabah. Ini yang harus diperhatikan agar pelayanan pada Bank Kalteng lebih cepat, efisien dan inklusif,” tutupnya.(red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Barito Kuala , Munadi menyatakan, Perjanjian Kinerja (PK) sudah diatur oleh Permen PAN-RB No. 53 Tahun 2014.

Dengan adanya penandatanganan PK ini, Kepala SKPD dapat mengetahui bahwa setelah anggaran disahkan maka setiap Kepala SKPD ini harus menjalankan dan mendukung kegiatan yang berkaitan dengan prioritas nasional, provinsi, maupun daerah. Setiap daerah harus melaporkan kesuksesan kegiatan yang berjalan di indikator masing-masing kepada kepala pemerintahanya. Penyusunan anggaran sangat berdampak ke indikator, baik itu dari indikator kinerja utama maupun tenaga kunci untuk mencapai target tersebut,” kata Munadi.

Adanya penandatanganan PK yang kemarin, ujar Munadi akan ditindak lanjuti dengan masing-masing Kepala SKPD, terutama yang diberikan kewenangan untuk kegiatan sehingga terlaksana dan mencapai target yang diharapkan. PK ini juga berlaku untuk bahan laporan dan evaluasi kinerja yang sudah dijalankan. Kepala Bappelitbang mengaku sudah koordinasi dengan provinsi Kalsel untuk merencanakan replikasi aplikasi raport sementara yang ada pada beberapa daerah di Kalsel termasuk Provinsi, Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Laut.

Munadi ungkapkan untuk Kabupaten Barito Kuala masih belum menerapkan aplikasi tersebut karena masih terkendala beberapa hal seperti sumber daya manusia yang menjadi faktor pendukung untuk penerapan aplikasi. Ia pun berharap perjanjian kinerja 2025 ini bisa berjalan dengan baik dan menggambarkan kinerja Kabupaten Barito Kuala, sehingga apa yang sudah diberikan pemerintah daerah digunakan efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.

Fahrurrijal, ST. MT selaku Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah mengatakan bahwa perencanaan aplikasi ini akan diuji coba setelah pelantikan Bupati terpilih Barito Kuala di tahun 2025 ini.

Sudah berlangsung dua tahun belakangan ini di Bappelitbang terkait PK dan ini akan menjadikan bahan evaluasi sebagai dasar perencanaan selanjutnya,” ujarnya.

(Red/Kominfo Batola)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Timpah, kontenborneo.com– Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Didi Hartoyo turut menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Timpah Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan setempat, Selasa (4/2/2025).

Dalam sambutannya, Asisten III Setda Kapuas, Ahmad M. Saribi, S.Si menyampaikan bahwa dalam musrenbang kali ini telah disepakati sebanyak 119 usulan skala prioritas. Hal tersebut yang akan diajukan untuk RKPD pada tahun 2026 nanti.

“Dari hasil kesepakatan hari ini, ada skala prioritas yang akan diusulkan dalam RKPD tahun 2026 dengan jumlah sekitar 119 usulan yang akan diakomodir. Tahap selanjutnya, maka pihak yang terkait terutama Bapelitbangda ini akan mengompilasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk kemudian dibahas dalam forum gabungan OPD hingga musrenbang tingkat kabupaten,” ujarnya.

Menyikapi terselenggaranya Musrenbang tersebut,, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Didi Hartoyo menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang.

“Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mengajukan berbagai usulan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur di wilayah mereka,” ucap Didi Hartoyo.

Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil. Oleh karena itu, ia berkomitmen memastikan usulan tersebut masuk dalam program pembangunan daerah.

Dikatakannya, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama, mengingat pentingnya akses layanan yang layak bagi masyarakat.

“Saya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Timpah agar dapat terealisasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga,Kami berharap usulan-usulan prioritas ini, bisa terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Timpah. Semua pihak harus bersinergi agar program pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan daerah” ucap Legiaslator PDI Perjuangan ini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses ini dan memberikan masukan demi tercapainya pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kapuas.(Red/KONTENBORNEO.COM)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Kapuas, kontenborneo.com– Pemerintah Kabupaten Kapuas (Pemkab Kapuas) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Kapuas Kuala, Selasa, (04/02/2025) pagi.

Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Daerah Pemilihan (Dapil) V turut menghadiri acara Musrenbang yang di laksanakan di Kantor Kecamatan Kapuas Kuala.

Adapun Anggota DPRD yang turut menghadiri pada Musrenbang tersebut adalah Ir. H. Abdurahman Amur, MM., M.Si., Sutarno, dan Suprianto. Selain itu hadir pula Perngkat Daerah Kabupaten Kapuas, unsur Forkopimcam, Instansi Vertikal, BUMN,Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Adat, Agama, dan organisasi.

Anggota DPRD Kapuas Ir. H. Abdurahman Amur, MM., M.Si mengatakan bahwa dari hasi kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Kapuas Kuala tersebut beberapa masukan/usulan yang akan disaring dan dirumuskan menjadi prioritas Kecamatan untuk di ajukan ke tingkat Kabupaten pada penyusunan RKPD Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2026.

“Dengan kegiatan ini tentu nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPD Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2026, yang nantinya digunakan untuk menentukan program kerja prioritas dan alokasi anggaran,” ucapnya.

(Red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

JAKARTA, kontenborneo.com-Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono berharap kemajuan di Cahaya Baru sebagai kawasan unggulan transmigrasi bisa menjadi teladan bagi desa dan kawasan transmigrasi lainnya. Hal itu disampaikan Ayu saat mendampingi Bupati terpilih Batola H Bahrul Ilmi dalam acara audensi dengan Kementerian Transmigrasi di di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Jumat (7/2/2025).

Ayu menambahkan, sektor pertanian di kawasan seluas 61.147,70 Ha itu memiliki komoditas unggulan yakni jeruk, padi, dan jamur tiram. Ke depan diharapkan akan muncul pusat industri.

Dengan pembangunan yang terintegrasi bersama kementerian lainnya, maka pembangunan yang dilakukan menjadi lebih efisien dan efektif.

Audiensi dengan Bupati terpilih dan DPRD Kabupaten Barito Kuala tersebut berkaitan dengan konsultasi Program Kawasan Transmigrasi RPJMN 2025 – 2029 untuk Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru Kabupaten Barito Kuala.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi, M.Si mengapresiasi pengembangan kawasan transmigrasi di Barito Kuala, Kalsel yakni kawasan transmigrasi Cahaya Baru menjadi kawasan transpolitan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Mentrans ini juga mendengarkan paparan Bupati Batola terpilih, DPRD Batola, dan jajaran dinas terkait dengan kondisi kawasan transmigrasi tersebut.

“Saya senang dan bangga di kawasan transmigrasi Cahaya Baru tidak ada desa yang berstatus tertinggal dan sangat tertinggal. Status desa yang berada di tujuh kecamatan itu tercatat ada enam desa mandiri, 35 desa maju 35, dan 7 desa berkembang dari total 48 desa,” kata Viva Yoga.

Hadir dalam audensi tersebut, Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi, M.Si, Staf Khusus Menteri Phinto Tri Wardhana, M.M, Dr. Sigit Mustofa Nurudin, S.T., M.M. Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, ⁠Ir. Rajumber Prihatin, M.Si. Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, La Ode Muhajirin, S.IP., M.Si, Direktur Perencanaan Perwujudan Kawasan Transmigrasi, Robi Suherman Ponglabba, S.T., M.T, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Ria Fajarianti, S.E., M.M. Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi, ⁠Edy Wibowo, S.T., M.M. Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Pusat Satuan Kawasan Pengembangan, dan ⁠Elis Sampe Andi, S.E., M.M, Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi.
Sementara dari DPRD Kabupaten Batola tampak hadir, M. Agung Purnomo, S. Psi, Ketua Komisi II DPRD Batola, Hasimudin, Anggota Komisi II DPRD Batola, Sri Wahyuningsih, S.H. anggota Komisi II DPRD, Hj. Rini Dewi Kencana, S. Pd Anggota DPRD Komisi II, Basuni Bahdi anggota DPRD Komisi II, dan Sayyid Muhammad Anies, anggota Komisi II, DPRD Batola. (red/ist)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, kontenborneo.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Kalteng, Senin (3/2/2025) bertempat di Ruang Rapat OPAD Kantor Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah. Pertemuan tersebut terkait tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat dengan Mitra Kerja yang diselenggarakan pada 21 Januari 2025 di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Adapun tujuan dari rapat koordinasi ini yaitu untuk membahas Proyeksi dan Strategi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemberlakuan Opsen Pajak dan hal lain yang dianggap perlu. Pertemuan ini selanjutnya akan menentukan upaya peningkatan PAD di Provinsi Kalimantan Tengah ke depannya.

Beberapa hal yang turut dibahas dalam pertemuan kali ini adalah tentang kenaikan tarif pajak kendaraan pada tahun 2025, ketransparanan dalam sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan SOP yang harus diketahui oleh masyarakat, serta tentang inisiatif dewan untuk membuat Perda perlindungan untuk petani sawit, juga dalam bidang pertanian dan budidaya kelautan.

Ketua Komisi I, Muhajirin menyampaikan bahwa lumbung PAD adalah dari Badan Pendapatan Daerah. “Oleh karena itu, Komisi I DPRD siap membantu dan memfasilitasi dalam segi sarana dan prasarana demi mengupayakan pencapaian target PAD di Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Anggota Komisi I, Yohanes Freddy Ering menyampaikan kesiapan untuk membantu jika terdapat kendala pada UPT Samsat dalam proses penanganan pajak kendaraan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Prov. Kalteng, Anang Dirjo juga menyampaikan beberapa upaya inovasi yang telah dilakukan oleh Bapenda dan UPT Samsat se – Kalimantan Tengah untuk mempermudah masyarakat dalam proses membayar pajak kendaraan.

“Kami telah melakukan beberapa inovasi yang terdapat di masing-masing UPT Samsat pada 14 Kabupaten/Kota, diantaranya Samsat Keliling (SAMKEL), Mall Pelayanan Samsat, Samsat Drive Thru, serta ada juga pelayanan yang disediakan di cafe-cafe Samsat di beberapa UPT Samsat. Kami juga menyediakan aplikasi pembayaran pajak secara online melalui aplikasi E-Pahari,” tuturnya.

Anang Dirjo juga menambahkan, bahwa Bapenda tengah berusaha untuk mempermudah masyarakat untuk transaksi non tunai, agar masyarakat dapat lebih mudah dalam membayar pajak kendaraan.

“Dengan disediakannya inovasi pembayaran pajak tersebut, masyarakat tidak perlu lagi repot mendatangi kantor Samsat untuk membayarkan pajak kendaraan mereka,” pungkasnya. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.com  –  Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Kuala, Akhmad Wahyuni, S.Sos., M.IP seusai apel rutin Senin (3/2) pagi yang di halaman kantor Bupati, berpesan kepada ASN Batola untuk selalu meningkatkan kompetensi diri sehingga dimanapun penempatan dalam bekerja mampu selalu diandalkan serta dipercaya.

Akhmad Wahyuni juga mengatakkan jika telah memilih mengabdi sebagai pegawai negeri maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah seharusnya mengetahui resiko serta aturan yang berlaku seperti kedisiplinan bekerja dan kompetensi yang harus selalu ditingkatkan.

Sebagai Instansi kita harus bekerja sebagai tim yang mampu dan bertanggung jawab mengemban tugas didalam instansi tersebut,” pesannya.

Mendekati masa purna tugasnya 1 Juni 2025 Akhmad Wahyuni menceritakan sedikit awal mula diangkatnya menjadi pegawai negeri. Tepat 1 Februari 1986, Akhmad Wahyuni telah mengabdi selama 39 tahun 7 bulan dengan penempatan pertamanya di Kecamatan Bakumpai. Pengalamannya yang panjang di Pemerintahan dengan banyak riwayat penempatan Dinas.

Selepas apel pagi, dilangsungkan pula pengumuman pemenang Lomba Kebersihan Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala Ke-65 Tahun 2025.

Katergori sekolah yaitu

  • Juara satu SMAN 1 Marabahan,
  • Juara dua SMPN 3 Marabahan,
  • Juara tiga SDN Ulu Benteng 2.

Kategori perkantoran yaitu

  • Juara satu Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura ,
  • Juara dua Bappelitbang,
  • Juara tiga Sekertariat DPRD.

Kategori perumahan diraih oleh

  • Juara satu Komplek Asrama Militer,
  • Juara dua Komplek Korpri dan
  • Juara tiga Komplek Alya Residence.

Kemudian Penyerahan Bantuan Rombong Barokah UPZ Bank Kalsel untuk mendukung UMKM Kabupaten Barito Kuala pada Pusat Kuliner Marabahan. Sebanyak 5 Buah Rombong yang diserahkan langsung PJ Barito Kuala Dinansyah secara simbolis dan didampingi oleh Sekertaris Daerah Barito Kuala Zulkipli Yadi Noor  serta Kepala Bank Kalsel Cabang Marabahan M. Fauzan Noor.

Dalam kesempatan yang sama dilanjutkan dengan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pemerintah yang diikuti Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Sekertaris DPRD, 19 Kepala Dinas, 8 Instansi dan 17 Camat kepada Pj. Bupati Dinansyah. (red/Kominfo Batola)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads