Kuala Kapuas, kontenborneo.com – DPRD Kabupaten Kapuas melaksanakan kunjungan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka konsolidasi dengan pihak Kemendagri dalam rangka percepatan proses ketetapan tapal batas Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Utara.

Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Ardiansah bersama Wakil Ketua II DRPD Kapuas Berinto dan anggota DPRD lainnya bertatap muka langsung dengan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Dalam konsolidasi di tingkat kementerian, DRPD Kapuas berhasil melahirkan Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) sebagai dasar hukum dan pedoman untuk ketetapan wilayah Kapuas – Barito Utara di Kalimantan Tengah.

“Permendagri ini bisa dibuat, menyusul keberhasilan kita menyiapkan syarat administrasi baik di tingkat daerah, provinsi, maupun kementerian. Kongkrit yang kita sodorkan,” ujar Ardiansah di Kapuas, Senin (10/3/2025).

Ardiansah mengatakan, lahirnya Permendagri ini bukan serta merta bisa langsung diimplementasikan, masih menunggu keputusan Mendagri Tito Karnavian. Hal demikian berdasarkan informasi dari Direktur Topomini dan Batas Daerah Raziras Rahmadillah dalam pertemuan itu.

“Permendagri ini sudah dimasukan ke mentri. Infonya, kemungkinan tanda tangan menteri dilakukan setelah selesai semua tahapan Pilkada 2024,” ucap Ardiansyah.

Kendati demikian, berulang naik turun kementerian mengurus hal yang sama. Dengan progres ini, Ardiansah mengaku cukup senang.

Ardiansyah Legislator dari Partai Golkar ini mengungkapkan bahwa perjuangan mulai dari eksekutif – legislatif di tingkat kabupaten dan provinsi, begitupun kelompok tokoh masyarakat yang ada di wilayah perbatasan turun tangan demi menuntaskan tanpal batas di semua sisi Kabupaten Kapuas ini.

“Kita berharap, proses penyelesaian tapal batas dengan Kabupaten Barito Utara ini berjalan lancar.  Semoga setelahnya tak ada lagi hambatan yang memadai yang berpotensi mengganggu pemerataan pembangunan,” harap Ardiansyah Legislator dari Partai Golkar ini .

(red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, kontenborneo.com – Rapat Tim Pengendali GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkipli Yadi Noor, M.Sc pada Rabu (12/03) pagi.

Ditanyai sesuai rapat, Sekda Zulkipli Yadi Noor sampaikan rapat koordinasi tim Genting berkaitan dengan beberapa hal yang akan menjadi problem dilapangan.

“Kita sudah membicarakan rencana-rencana yang akan dilaksanakan, kemudian problem-problemnya akan dihadapi seperti apa yang harus kita tangani. Rapat seperti tadi berjalan dengan lancar dan ada melahirkan beberapa langkah yang akan kita lakukan ke depan,” jelas Sekda.

Dalam sesi wawancara dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Akhmad Wahyuni, S.Sos., M.IP ungkapkan rapat Genting juga membahas permasalahan sasaran dan pengumpulan dana stunting.

“Hari ini tadi kita membentuk tim pengendali Genting. Jadi semua yang terlibat dalam surat keputusan itu dikumpulkan, kemudian diarahkan, kemudian bagaimana masalah pendataan, sasaran, kemudian bagaimana masalah pengumpulan dana dan pencegahan stunting itu tadi,” ungkap Akhmad Wahyuni.

Dalam pelaksanaan program Genting ini pemerintah kabupaten Barito Kuala mencatat sejumlah 1.340 jiwa yang merupakan angka beresiko stunting.

Genting, ini memang program nasional, bukan hanya program pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Sehingga perlu kita tuntaskan, perlu kita dukung, dan semua dukungan itu dari pemerintah, pihak swasta, BUMN, kemudian tokoh masyarakat, tokoh agama, dan juga media. Sehingga stunting ini diharapkan pada ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia itu yang ke-100 itu, tahun emas Indonesia, semuanya sudah tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang stunting. (red/A.A/kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Kuala Kapuas, kontenborneo.com – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan, menilai pemanfaatan Dana Desa harus diarahkan pada kegiatan yang produktif dan berkelanjutan. Ia menyebut pengelolaan yang tepat dapat memutus rantai kemiskinan.

“Dana Desa itu bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi harus bisa menciptakan dampak ekonomi. Misalnya, pelatihan keterampilan, pengolahan hasil pertanian, dan dukungan bagi UMKM desa,” kata Algrin kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).

Ia menambahkan bahwa beberapa desa sudah menunjukkan inovasi dengan membuat kelompok usaha bersama dan koperasi desa. Langkah ini menurutnya bisa menjadi contoh yang perlu direplikasi ke desa lainnya.

“Kita ingin Dana Desa bisa jadi pemicu tumbuhnya ekonomi lokal. Jangan hanya habis untuk proyek jangka pendek yang tidak berkelanjutan,” ujarnya.

Algrin juga mendorong pendamping desa agar aktif mengawal program-program ekonomi kreatif. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan.

“Partisipasi warga harus diutamakan, karena mereka yang tahu kebutuhan dan potensi desanya,” tegasnya lagi.

Ia berharap pengawasan DPRD dan pemerintah daerah terus diperkuat agar Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

‎Banjarmasin, kontenborneo.com — Pemerintah Daerah Barito Kuala melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barito Kuala melaksanakan Sosialisasi Penyusunan Standar Harga Satuan Kabupaten Barito Kuala Tahun 2026. Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Herman Susilo di Hotel Roditha Banjarmasin, Selasa (11/03).

Penyusunan Standar Harga Satuan (SHS) harus didasarkan pada landasan yang jelas dan rinci, dimulai dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Informasi serta masukan yang terkumpul dalam kegiatan ini akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan SHS yang akurat dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Sebagaimana diketahui, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang ditindak lanjuti dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, maka sejak tahun anggaran 2021, pemerintah daerah diwajibkan melakukan penyesuaian dalam pengelolaan keuangan di daerah, baik dari segi kebijakan struktur anggaran, maupun penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban anggaran pemerintah daerah.

Dengan telah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 nomor 57) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2023 tentang perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 112).

Herman Susilo dalam sambutannya dalam Penyusunan Perencanaan Daerah dan APBD, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah menggunakan aplikasi SIPD dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah dan dokumen APBD.

“Oleh karena itu diharapkan para peserta sosialisasi dapat lebih memahami lebih dalam dan persamaan persepsi mengenai SHS tersebut” pungkas Herman.

Herman Susilo yang didampingi oleh Narasumber dari PT.Pilar Teknologi Surabaya, diharapkan dapat membantu memberikan arahan, berbagi pengalaman, dan memastikan kegiatan ini menghasilkan standar harga yang benar-benar sesuai dengan kondisi lokal, kebutuhan program daerah serta ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati Herman berharap kehadiran tenaga ahli tersebut dapat membantu memberikan pandangan profesional serta memperkaya diskusi untuk menghasilkan standar yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, proses ini tidak hanya menghasilkan dokumen, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam peningkatan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di Kabupaten Barito Kuala.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Barito Kuala atas terlaksananya kegiatan sosialisasi, dan tak lupa pula beliau juga berterima kasih kepada para narasumber serta para peserta sosialisasi yang berpartisipasi.(red/ben/kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, Kontenborneo.comWakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala tahun 1446 H/2025 M, saat ini telah mulai dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Desa Banyiur, Kecamatan Anjir Pasar pada Kamis (10/03).

Dalam kegiatan itu hadir mendampingi Dandim 1005/Barito Kuala Andika Suseno, Asisten Administrasi Umum Setdakab Batola H. Fuad Syekh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Hj. Azizah Sri Widari, Inspektur Barito Kuala Slamet Riyanto, Direktur RSUD H. Abdul Aziz Marabahan Aan Widhi Anningrum, Kadis Perpusip Siti Aminah, Kadis Kominfo Hery Sasmita, Kadis Perhubungan Joko Sumitro, Kadis PMPTSP Eko Purnama, Kasatpol PP Muhammad Sya’rawi, Kabag Prokopim Setdakab H. Arief Wisuda Wardana, Pimpinan Bank BRI Marabahan Edwin Agus Franico.

Kegiatan ini bukan hanya sekedar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ajang berbagi, mendengarkan aspirasi, serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat dan tempat ibadah. Suasana penuh kebersamaan terasa saat warga berinteraksi dengan jajaran Pemkab, menciptakan ikatan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Barito Kuala juga menyalurkan bantuan Rp.25 juta, turut menyalurkan bantuan juga berupa CSR oleh pihak Bank Kalsel dan PT. Talenta Bumi masing-masing sebesar Rp.10 juta kepada pengurus Masjid Nurul Huda. Bantuan ini diharapkan dapat membantu operasional masjid serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan.

 “Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan bulan suci Ramadhan menjadi momen untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga keberkahan bulan suci Ramadhan senantiasa menyertai kita semua” ungkap Wakil Bupati Herman.

(Red/Rnld/kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Marabahan, kontenborneo.com – Safari ramadhan pertama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi buka puasa bersama di Masjid Nurul Huda Anjir Muara Lama Kec. Anjir Muara pada Senin (10/03).

Dalam lawatannya itu Ia menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 45 Juta, bersumber dari Pemerintah Kabupaten sebesar Rp 25 juta, dari Bank Kalsel Cabang Marabahan sebesar Rp 10 juta dan dari PT. Talenta Bumi sebesar Rp 10 juta.

Bupati H. Bahrul Ilmi katakan tujuan dari kegiatan safari yang dilaksanakan di seluruh Kecamatan se-kabupaten Barito Kuala adalah untuk lebih mendekatkan diri sekaligus mempererat silahturrahmi dalam rangka ukhuwah islamiyah. Selain itu, Ia berharap dapat mengetahui dan melihat langsung berbagai perkembangan dan kemajuan, sekaligus guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Bahrul Ilmi juga harapkan segala kegiatan pembangunan di segala bidang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kab. Barito Kuala, merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat serta disesuaikan dengan tuntutan perkembangan kemajuan zaman.

“Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memiliki komitmen untuk senantiasa berupaya dan berusaha untuk melakukan percepatan peningkatan serta kemajuan pembangunan daerah, sesuai dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Barito Kuala, melalui penetapan berbagai kebijakan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan, dengan tetap memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai karakter dan potensi wilayah serta kemampuan masyarakat di 17 Kecamatan, 195 desa dan 6 Kelurahan yang ada di Kab. Barito Kuala. Kami juga ucapkan terima kasih atas amanah ini serta mohon do’a dan restu seluruh masyarakat, agar kami mampu menjalankan amanah ini dengan baik, adil dan lancar hingga masa pengabdian kami berakhir. Semoga bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ataupun kuantitas sarana dan prasarana yang ada di mesjid ini,” tutupnya.

Kegiatan puasa buka bersama di Masjid Nurul Huda Anjir Muara Lama Dihadiri juga oleh Kapolres Barito Kuala, Dandim, Kepala Pengadilan Agama, Para Kepala SKPD Barito Kuala, Camat Anjir Muara, Kepala Desa Anjir Muara Lama dan masyarakat. (Red/kominfo)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Kuala Kapuas, kontenborneo.com DPRD Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Paripurna ke – 2 masa persidangan II tahun sidang 2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Senin (10/3/2025).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Berinto dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekeretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Asisten III Setda Kapuas Ahmad M Saribi, anggota DPRD Kapuas, Unsur Forkopimda dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Kapuas.

Adapun agenda Rapat Paripurna kali ini yaitu jawaban Kepala Daerah atas pemandangan umum fraksi-fraksi pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kapuas terhadap 6 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kapuas.

Wakil Bupati Kapuas Dodo saat membacakan jawaban Kepala Daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Pimpinan DPRD, Pimpinan Fraksi-fraksi pendukung Dewan serta seluruh Anggota DPRD atas pemandangan umum yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna ke – 1 masa persidangan II tahun sidang 2025.

Ketujuh Fraksi telah menyimak uraian yang dijabarkan secara umum dalam penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi pendukung DPRD terhadap enam buah Raperda Kabupaten Kapuas, sehingga dapat menerima untuk dibahas dalam tahapan-tahapan pembicaraan selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Atas pemandangan umum ketujuh fraksi tersebut kami mengucapkan terima kasih dan apabila pada uraian tanggapan dan jawaban terdapat kekurangan dan belum memenuhi harapan,  tentu hal ini akan kita tindak lanjuti secara bersama-sama,” tandasnya.

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Kuala Kapuas, kontenborneo.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menggelar acara buka puasa bersama dan silaturahmi, bertempat di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kapuas, Senin (10/3/2025).

Acara ini dihadiri Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo, Pimpinan dan Anggota DPRD Kapuas, Sekretariat DPRD Kapuas, Kepala OPD lingkup Pemkab Kapuas, serta sejumlah Tokoh Agama setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas HM Wiyatno mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama ini yang mana dapat mempererat silaturahmi antar pemerintah dan anggota dewan.

“Alhamdulillah setelah dilantik Presiden pada tanggal 20 Februari lalu, mengawali masa kerja saya dan Dodo menjadi Bupati dan Wakil Bupati telah melaksanakan sejumlah kegiatan, salah satunya buka puasa bersama dan silaturahmi yang digelar di Rujab Bupati Kapuas,” ucap Wiyatno.

Kemudian lanjutnya, telah dilaksanakan juga rapat-rapat dengan SOPD di Kabupaten Kapuas, terlebih dalam hal pendalaman terkait program-program yang sudah maupun yang akan berjalan kedepannya.

Disampaikannya juga mengenai arahan Bapak Presiden di Magelang, arahan dari Mendagri dan Ibu Sri Mulyani serta menteri-menteri yang lain  berkaitan dengan penggunaan anggaran yang semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat dan penggunaan anggaran yang terukur serta sasaran yang akan dicapai.

“Jadi, Bapak Presiden mengharapkan anggaran-anggaran yang digunakan berkaitan dengan kegiatan yang sifatnya konsumtif maupun insidental itu dapat diminimalisir,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes menuturkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk menjalin dan merajut kebersamaan antar sesama.

Harapannya kegiatan seperti ini tetap berlanjut dan  dilaksanakan ditahun-tahun yang akan datang,” imbuhnya. (Red/kontenborneo.com)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

KAPUAS, kontenborneo.comDPRD Kapuas mendukung dilaksanakan Pasar Ramadan di Jalan Maluku Kota Kuala. Program ini merupakan kerja sama Pemkab Kapuas dan Lapak 21 Kapuas.

Dukungan diberikan Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes dan Wakil Ketua II Berinto bersama Bupati Kapuas HM Wiyatno dan Wakil Bupati Kapuas, Dodo, serta Anggota DPRD Kapuas meninjau Pasar Ramadan Kapuas, Senin (10/3/2025).

“Kita lihat di Pasar Ramadan ada berbagai stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan aneka kuliner khas Ramadan juga produk lokal,” kata Yohanes.

Politisi akrab disapa Anes ini mengharapkan dengan adanya Pasar Ramadan ini dapat membantu para UMKM dan masyarakat yang membutuhkan makanan serta minuman khas Ramadan.

“Kita dukung dan kedepan dapat digelar dengan semakin semarak, serta jumlah UMKM lebih banyak,” pungkasnya.

(red/kontenborneo.com/Kalteng.co)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads

Palangka Raya, Kontenborneo.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Paripurna (Rapur) ke-6 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (10/3/2025).

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong memimpin secara langsung rapur yang dihadiri Wakil Ketua DPRD dan sejumlah Anggota DPRD Kalteng, Plt Sekda HM Katma F Dirun, Staf Ahli Gubernur dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Lingkup Prov Kalteng, perwakilan Unsur Forkompimda, serta tamu undangan lainnya.

Adapun agenda dalam rapur ini untuk mendengarkan pemandangan umum fraksi pendukung DPRD Kalteng terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalteng tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam, Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu, dan Batuan di Kalimantan Tengah yang disampaikan oleh masing-masing juru bicara ketujuh fraksi pendukung DPRD Kalimantan Tengah.

Setelah mendengarkan pemandangan umum, semua fraksi pendukung DPRD Kalimantan Tengah menerima dan menyetujui Raperda Provinsi ini untuk dibahas lebih lanjut sehingga nanti dapat menjadi peraturan daerah Provinsi Kalimantan Tengah. (Red)

0 comments
FacebookTwitterWhatsappTelegramThreads