Muara Teweh, Kontenborneo – Upaya kolaboratif PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara membuahkan hasil besar bagi Desa Pendreh. Melalui program lingkungan terintegrasi ProKlim Desa Pendreh 2025, skor desa tersebut melonjak dari 57,6 menjadi 89,8, melewati ambang tertinggi untuk meraih Trophy dan Sertifikat Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama 2025.
Capaian ini memastikan Desa Pendreh menjadi salah satu dari 50 desa di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tertinggi ProKlim Utama. Penghargaan diserahkan pada 19 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK.
Strategi Empat Program Turunan,untuk mencapai standar penilaian ProKlim, SMM bersama DLH merancang program besar “Pekan Kampung Iklim SMM-PAMA” yang berfokus pada pembenahan tiga aspek utama—adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan—melalui empat program turunan:
-
Pendreh Green Edu: Penanaman pohon oleh seluruh siswa sekolah di Desa Pendreh.
-
SIAGA (Sinergi Aksi SMM-PAMA): Program gotong royong, tata lingkungan, dan aksi bersih kampung.
-
Jejak Sehat SMM-PAMA: Aksi lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
-
SMM-PAMA BERDIKARI Award: Penghargaan bagi tokoh inspiratif yang berkontribusi pada aksi lingkungan.
Dengan strategi program yang terukur dan pelibatan masyarakat yang kuat, skor ProKlim Desa Pendreh mampu menembus 89,8, memastikan desa tersebut masuk kategori peraih trophy.
Verifikasi oleh tim Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK dilaksanakan pada 16–17 Juli 2025 di Desa Pendreh.
Abdul Syukur dari PT SMM mengungkapkan bahwa keberhasilan ini adalah bukti sinergi. “Capaian ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang konsisten dapat membawa perubahan nyata. Ketika kami mulai, skor ProKlim Desa Pendreh hanya 57,6. Melalui sinergi dengan DLH dan keterlibatan aktif masyarakat, kami berhasil mendorong skor menjadi 89,8, jauh di atas target,” ujar Abdul Syukur pada Jumat (5/12/2025).
Sementara itu, Plt. Kepala DLH Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati, mengapresiasi komitmen masyarakat Desa Pendreh dan dukungan PT SMM.
“Keberhasilan Desa Pendreh menjadi penerima Trophy ProKlim Utama 2025 menunjukkan bahwa desa di Barito Utara mampu menjadi contoh nasional dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata drg. Dwi Agus Setijowati.
(red/kontenborneo)