PALANGKA RAYA, kontenborneo – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan Edy Pratowo secara aklamasi sebagai Ketua untuk periode 2025-2030. Musda yang berlangsung lancar dan sukses ini digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Danum pada Sabtu, 29 November 2025.
Edy Pratowo, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalteng, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil Musda. “Kami bersyukur kepada Allah, Musda berjalan lancar, aman, sukses, dan akhirnya aklamasi. Kami diberikan mandat untuk memimpin Partai Golkar Kalteng 2025-2030,” ujar Edy Pratowo.
Edy Pratowo menegaskan bahwa kepemimpinannya akan melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan oleh pengurus sebelumnya. Ia juga berkomitmen membangun struktur kepengurusan baru yang solid bersama seluruh kader.
“Sudah banyak yang dilaksanakan pendahulu, dan kita akan melanjutkannya. Saat ini, kita juga sedang menyusun pengurus baru,” jelas Edy.
Terkait dinamika politik mendatang, Edy menekankan bahwa dirinya akan memfokuskan pada konsolidasi internal Partai Golkar terlebih dahulu. Ia menyebutkan bahwa agenda politik seperti Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2029 masih jauh. “Pilgub 2029 masih jauh. Saya fokus di partai dulu, melihat kondisi fisik saya. Insya Allah, kader seperti Fairid dan Riska masih punya potensi,” tuturnya.
Dalam kepemimpinannya, Edy Pratowo menetapkan target ambisius untuk peningkatan jumlah kursi Golkar di tingkat pusat maupun daerah.
“Target kita termasuk DPR RI dari 1 menjadi 2 kursi, serta DPRD Kalteng menambah kursi dari sebelumnya 8,” tegasnya.
Edy menambahkan, Musda kali ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat struktur partai dan mempersiapkan kemenangan pada berbagai kontestasi politik. Ia mengutip harapan dari para senior partai: “Seperti disampaikan senior kita, Mukhtarudin, Ruslan, dan Razak, Golkar ingin menambah kursi dan sukses di semua level,” ungkap Edy.
Dengan penetapan Edy Pratowo secara aklamasi, Golkar Kalteng kini memulai fase konsolidasi baru, yang diharapkan mampu memperkuat basis dukungan menjelang Pemilu dan Pilkada mendatang. (red)
