MUARA TEWEH kontenborneo.com – Pemerintah Daerah Barito Utara melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Muhlis, menegaskan pentingnya peran masyarakat adat sebagai motor penggerak investasi berkeadilan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Muhlis saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam Simposium Nasional Masyarakat Adat di Balai Antang Muara Teweh, Senin (29/9/25).
Muhlis menjelaskan bahwa masyarakat adat kini harus dipandang lebih dari sekadar penjaga nilai budaya. Mereka berpotensi besar menjadi aktor utama dalam penguatan sumber daya manusia dan pengembangan investasi daerah, khususnya di Kabupaten Barito Utara.
“Maka dari itu, melalui momentum ini harapannya masyarakat adat dapat meningkatkan kapasitasnya, sehingga mampu bersaing dan berkolaborasi dengan dunia usaha dan investor secara sejajar dan bermartabat ke depannya,” kata Muhlis saat dimintai pendapatnya pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Sekda Muhlis menjelaskan lebih lanjut bahwa Simposium yang ia buka sangat bagus dan penting dalam rangka meningkatkan kapasitas berpikir masyarakat luas tentang adat dan budaya.
“Tentunya dalam simposium kemarin saya lihat, menekankan perlunya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat adat, dan pelaku usaha. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan investasi yang terarah dan memberikan manfaat luas bagi semua pihak juga,” tukasnya. (red/kontenborneo.com)