Ringankan Beban Warga, Bupati Bahrul Ilmi Luncurkan Program Santunan Persalinan dan Sunat

0 comments

MARABAHAN , kontenborneo– Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, resmi meluncurkan Program Santunan Persalinan dan Program Santunan Sunat di Aula Selidah Marabahan, Kamis (15/1/2026). Program unggulan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batola untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Batola, Sugimin, menjelaskan bahwa kedua program tersebut merupakan prioritas yang telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Batola dan Renstra Dinas Kesehatan.

“Dari 12 program Bupati dan Wakil Bupati, Alhamdulillah tiga di antaranya diamanatkan pada Dinas Kesehatan Batola. Tahun ini per 1 Januari 2026 yang akan di-launching Pak Bupati hari ini adalah Program Santunan Persalinan dan Program Santunan Sunat,” ujar Sugimin.

Dinas Kesehatan menetapkan kriteria ketat bagi calon penerima santunan persalinan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, di antaranya:

  • Memiliki KTP beralamat di wilayah Kabupaten Batola.
  • Memiliki kartu BPJS aktif di wilayah Batola.
  • Melahirkan di fasilitas kesehatan wilayah Batola, dibuktikan dengan surat keterangan lahir.

“Apabila melahirkan di luar wilayah Kabupaten Batola atas indikasi, harus dibuktikan dengan surat rujukan,” tegas Sugimin.

Program Santunan Sunat hadir sebagai solusi karena selama ini tindakan medis tersebut tidak ditanggung oleh BPJS. Sugimin menyebut program ini menjamin sterilisasi proses sunat dan memberikan keamanan medis bagi anak-anak.

Sasaran program ini adalah seluruh anak laki-laki yang belum bersunat, memiliki KTP (domisili orang tua) Batola, tercatat dalam Kartu Keluarga, serta memiliki Akta Kelahiran.

Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa Program Santunan Persalinan sangat strategis karena menyentuh kebutuhan dasar setiap keluarga di pelosok desa maupun kota.

“Di pelosok mana pun tinggal, yang namanya melahirkan pasti ada. Jadi yang kita berikan ini tidak memilih desa atau kota. Siapa yang melahirkan di wilayah dan penduduk ber-KTP Batola dapat santunan tersebut,” tegas Bahrul Ilmi.

Terkait program sunat, Bupati memastikan jangkauan layanan mencakup seluruh wilayah administratif Barito Kuala tanpa terkecuali.

“17 kecamatan, 195 desa, dan enam kelurahan mempunyai hak mendapatkan Program Santunan Sunat,” tambahnya.

Bupati berharap program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Ije Jela ke depannya.(red/kontenborneo)