MARABAHAN, kontenborneo.com – Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, terus memperkuat tata kelola pelayanan internal melalui integrasi Standar Operasional Prosedur (SOP). Langkah ini diharapkan mampu menciptakan alur kerja yang lebih terarah, terkoordinasi, dan efektif dalam mendukung seluruh kegiatan kedewanan, (5/10/2026).
Upaya tersebut diwujudkan Sekretaris DPRD Batola, M Haris Isroyani, melalui sosialisasi implementasi integrasi SOP pada 24 dan 29 September 2026 di lingkungan Sekretariat DPRD Batola.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026, dengan tema “ISO PRO: Strategi Optimalisasi Fasilitasi Kegiatan Kedewanan melalui Integrasi Standar Operasional Prosedur pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.”
Haris menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan menyamakan pemahaman pegawai dan pemangku kepentingan terkait mengenai mekanisme pelayanan, pembagian tanggung jawab, serta dokumen yang diperlukan dalam setiap tahapan pekerjaan.
Menurutnya, keseragaman pemahaman menjadi faktor penting agar proses pelayanan tidak terhambat ketika pekerjaan berpindah dari satu bagian ke bagian lainnya.
Dalam kegiatan itu, peserta mempelajari alur kerja yang tercantum dalam draf SOP sekaligus mencocokkannya dengan praktik pelaksanaan tugas sehari-hari. Forum tersebut juga memberikan kesempatan kepada pegawai dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan pertanyaan, saran, serta masukan terhadap prosedur yang masih perlu disempurnakan.
Haris mengatakan, seluruh masukan yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan SOP yang diterapkan nantinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi nyata di lingkungan Sekretariat DPRD Batola.
Ia menegaskan, keberhasilan program ISO PRO tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen prosedur, tetapi juga dari terbentuknya pola kerja yang selaras di antara seluruh bagian yang terlibat dalam fasilitasi kegiatan DPRD.
Melalui integrasi SOP tersebut, Sekretariat DPRD Batola diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan teknis, memperjelas tanggung jawab setiap bagian, serta meminimalkan kendala koordinasi dalam pelaksanaan tugas.
Haris berharap, penyempurnaan dan penerapan SOP secara konsisten dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya pelayanan kedewanan yang lebih profesional, terintegrasi, dan efektif dalam menunjang pelaksanaan fungsi DPRD Kabupaten Barito Kuala. (rls/tuy)

















