Sekolah Rakyat Katingan Jadi Pilot Project Nasional di Kalteng: Legislator Tegaskan Pemerataan Pendidikan Bagi Warga Miskin Ekstrem

0 comments

KASONGAN, kontenborneo.com – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kasongan dipandang sebagai salah satu terobosan paling konkret dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Katingan. Setelah berjalan lebih dari tiga bulan, dampaknya mulai terlihat dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Anggota DPRD Katingan, H. Fahmi Fauzi, menegaskan bahwa SR bukan sekadar program tambahan, melainkan instrumen negara untuk mempercepat pemerataan pendidikan bagi warga miskin ekstrem. Ia menyatakan bahwa banyak anak-anak dari daerah terpencil dan kondisi ekonomi terbatas akhirnya dapat merasakan layanan pendidikan tanpa terbebani biaya.

Menurut Fahmi, SR dinilai strategis karena program ini hadir untuk menjangkau kelompok anak yang selama ini belum tersentuh sekolah formal. Bahkan, Sekolah Rakyat menjadi pilot project nasional yang satu-satunya berada di wilayah Kalimantan Tengah.

Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari lintas elemen, termasuk masyarakat dan Pemkab Katingan. Antusiasme masyarakat terhadap program ini menunjukkan bahwa layanan pendidikan tanpa hambatan biaya merupakan kebutuhan mendasar di Katingan.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa peserta Sekolah Rakyat tidak hanya bersekolah gratis, tetapi juga difasilitasi hunian asrama dan kebutuhan hidup yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat. Ia optimistis lulusan SR akan muncul sebagai SDM unggul yang mampu mendorong kemajuan daerah dalam jangka panjang.

Dengan Sekolah Rakyat, kata Fahmi, tidak ada lagi alasan anak-anak Katingan tertinggal dalam memperoleh pendidikan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan inklusif bukan lagi wacana, tetapi sudah berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.(red/ARS/kontenborneo)