Palangkaraya, kontenborneo– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan company visit dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Muda Provinsi Kalimantan Tengah di Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya insan akuntansi, mengenai peran dan fungsi OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi konsumen.(10/9/2026)
Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman lebih dekat mengenai tugas dan fungsi OJK, peran literasi dan inklusi keuangan, fungsi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, serta pengawasan Lembaga Jasa Keuangan. Melalui kegiatan tersebut, OJK Provinsi Kalimantan Tengah berharap generasi muda semakin memahami sektor jasa keuangan secara menyeluruh dan turut berperan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Kolaborasi dengan organisasi profesi, akademisi, dan generasi muda diharapkan terus diperkuat untuk membangun masyarakat yang semakin cakap dalam mengelola keuangan serta bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.
Sebagai bagian dari company visit, peserta memperoleh pemaparan mengenai fungsi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, serta pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai peran OJK dalam mendorong pelindungan konsumen, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, serta memperkuat pengawasan LJK guna mendukung literasi dan inklusi keuangan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, OJK Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa peningkatan inklusi keuangan perlu berjalan seiring dengan penguatan literasi masyarakat. Semakin luas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan, semakin penting pula pemahaman mengenai manfaat, risiko, biaya, dan karakteristiknya agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak. “Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya keuangan yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” pungkas perwakilan OJK Kalteng.(red/kontenborneo)

















