PANGKALAN BUN, kontenborneo — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama pada Jumat (28/8/2026).
Pelaksanaan Salat Istisqa ini ditempuh sebagai bentuk ikhtiar batiniah di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño yang melanda sejumlah wilayah di Kalteng, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat. Kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak langsung terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyatakan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait telah mengerahkan berbagai upaya maksimal, mulai dari penyiagaan personel, pemadaman titik api darat dan udara, hingga pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya ikhtiar spiritual melalui Salat Istisqa sebagai momentum muhasabah diri.
“Melalui doa bersama yang tulus dan khusyuk ini, marilah kita mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan untuk membasahi Bumi Marunting Batu Aji dan Bumi Tambun Bungai yang kita cintai bersama,” ungkap Gubernur.
Gubernur juga memberikan peringatan tegas kepada masyarakat agar menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air bersih, mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker, serta meningkatkan solidaritas sosial bagi warga yang terdampak kekeringan.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menyampaikan bahwa kemarau panjang dan karhutla telah menimbulkan keprihatinan mendalam serta berdampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan. Ia turut mengapresiasi perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Kalteng beserta jajaran di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kegiatan keagamaan ini turut dihadiri oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widianto, Danlanal Kumai Mayor Laut (P) Wahyu Setyadi, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wakil Bupati Kobar Suyanto, Ketua DPRD Kobar Mulyadin, Dandim 1014/Pkl Letkol Inf Makin, unsur Forkopimda, Ketua MUI Kobar, serta kepala perangkat daerah terkait. (red/usm)

















