MARABAHAN,kontenborneo – Sekretaris DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), M Haris Isroyani, menggagas inovasi untuk memperkuat tata kelola fasilitasi kegiatan kedewanan melalui proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026.
Inovasi tersebut diberi nama ISO PRO dengan tema “Strategi Optimalisasi Fasilitasi Kegiatan Kedewanan melalui Integrasi Standar Operasional Prosedur pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan”.
Melalui ISO PRO, Haris mendorong terbentuknya sistem kerja yang lebih terintegrasi dan memiliki standar yang jelas dalam mendukung pelaksanaan tugas Sekretariat DPRD Batola.
Salah satu fokus inovasi tersebut yakni mengoptimalkan publikasi berita dan informasi kegiatan kedewanan melalui website resmi DPRD Batola. Langkah ini diharapkan dapat memperjelas tahapan kerja sekaligus meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan pimpinan dan anggota DPRD, komisi, alat kelengkapan DPRD, maupun Sekretariat DPRD nantinya diarahkan agar dapat terdokumentasi dan dipublikasikan melalui sistem yang lebih teratur.
Haris menyampaikan, penguatan sistem kerja tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan responsivitas Sekretariat DPRD dalam memberikan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas kedewanan.
Proyek perubahan ISO PRO selanjutnya diarahkan untuk diintegrasikan ke dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan Sekretariat DPRD Batola.
Dengan integrasi tersebut, inovasi yang dikembangkan melalui PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 diharapkan tidak hanya diterapkan selama masa pelatihan, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem kerja secara berkelanjutan.
Penerapan ISO PRO diharapkan turut memperkuat tata kelola pelayanan dan informasi kelembagaan DPRD Batola sehingga lebih tertata, transparan, serta mampu memberikan informasi kegiatan kedewanan kepada masyarakat secara lebih optimal. (red/ist/kontenborneo)

















