KASONGAN, kontenborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Eterly, menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan sistem pembayaran pajak non tunai menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC). Sistem ini diluncurkan oleh PT Bank Kalteng cabang Kasongan. Eterly menyampaikan dukungannya kepada awak media usai menghadiri kegiatan DPRD pada Rabu, 17 September lalu.
Menurut Eterly, sistem pembayaran non tunai memberikan banyak manfaat penting, baik bagi wajib pajak maupun pemerintah daerah.
“Saya mendukung penuh transaksi pajak non tunai, karena lebih mudah, efisien, dan transparan,” ujarnya.
Eterly menjelaskan, dengan sistem ini, wajib pajak tidak lagi direpotkan dengan penggunaan uang tunai karena pembayaran dapat terlaksana secara cepat dan praktis. Catatan digital yang dihasilkan juga memudahkan pengelolaan keuangan sekaligus mengurangi risiko kehilangan uang.
Ia menambahkan, keuntungan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan adalah sistem ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan secara signifikan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Keuntungan bagi Pemkab Katingan, sistem ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebab dana langsung masuk ke Kas Daerah,” terang Eterly.
Pihak eksekutif sebelumnya juga telah menunjukkan optimisme. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Katingan, H. Eka Suryadilaga, menjelaskan bahwa program Bayar Pajak Mudah (Bajakah) yang terintegrasi dengan mesin EDC diharapkan dapat mendorong kepatuhan wajib pajak.
“Dengan fasilitas EDC ini, saya optimis target PAD bisa tercapai,” ujar Eka Suryadilaga.