KASONGAN, kontenborneo.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Katingan, H. Wiwin Susanto, menegaskan bahwa peran guru di era modern telah melampaui sekadar penyampai materi. Guru, kini, harus bertindak sebagai fasilitator, motivator, dan teladan bagi para siswa.
Wiwin menyebutkan bahwa sikap kritis pada guru dapat menstimulasi proses berpikir siswa. Guru bisa melakukan stimulasi ini melalui pemberian pertanyaan, diskusi, atau penugasan yang menantang di kelas.
Wiwin menjelaskan bahwa peran guru telah berkembang dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator, motivator, dan teladan bagi siswa
“Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana cara berpikir yang baik,” ungkap Wiwin Susanto.
Menurut penilaian Wiwin, kemampuan berpikir kritis memegang peranan vital bagi guru. Kemampuan ini memungkinkan guru untuk menuntun siswa agar siap menghadapi perkembangan zaman yang penuh tantangan.
Legislator PKB ini menambahkan bahwa guru yang memiliki sikap kritis dapat menstimulasi siswa melalui pertanyaan, diskusi, dan penugasan yang menantang. Hal ini membantu siswa mengembangkan pola pikir kritis yang sangat mereka butuhkan untuk bersaing di masa depan (red/ARS)

















