MUARA TEWEH,kontenborneo – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Raya Muara Teweh pada Jumat malam (09/01). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah yang memadati ruang utama masjid untuk merefleksikan perjalanan spiritual Rasulullah SAW.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, Drs. H. Ardian, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan momentum krusial untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan sejarah, melainkan sarana perenungan akan kebesaran Allah SWT.
“Peringatan Isra Mi’raj menjadi sarana perenungan akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, sekaligus mengingatkan kita tentang kewajiban shalat lima waktu sebagai tiang agama dan sarana pembentukan akhlak mulia,” ujar Drs. H. Ardian saat membacakan sambutan Bupati di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, Bupati melalui Staf Ahli mengajak umat Islam untuk memahami perjuangan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil alamin. Beliau berharap keteladanan Rasulullah dapat menjadi kompas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu, umat Islam didorong untuk menjadikan momen ini sebagai waktu yang tepat untuk memperbarui kecintaan kepada Nabi dengan mengamalkan ajaran serta sunnah beliau secara konsisten.
Bupati menegaskan bahwa ibadah shalat seharusnya tidak hanya dianggap sebagai rutinitas ibadah semata, melainkan sebagai kebutuhan rohani yang mendasar. Beliau meyakini bahwa shalat yang didirikan dengan benar mampu membimbing perilaku, memperbaiki akhlak, serta memperkuat ikatan persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Barito Utara.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap para jamaah mendapatkan motivasi tambahan untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat keteladanan tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi kebahagiaan di dunia maupun keselamatan di akhirat.
Menutup sambutan tersebut, Bupati H. Shalahuddin secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana. Beliau bersyukur atas kelancaran acara yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat tersebut dalam suasana religius. “Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan hidup Rasulullah SAW,” pungkasnya melalui Drs. H. Ardian.(red/sal/kontenborneo)

















