MUARA TEWEH,kontenborneo – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memberikan dukungan penuh kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dalam melakukan penanganan darurat pada ruas jalan nasional Malawaken, Kecamatan Teweh Baru. Langkah cepat ini diambil pada Jumat malam (09/01) untuk menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat terkait kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat arus lalu lintas.
Dalam aksi tanggap darurat tersebut, tim gabungan bekerja secara intensif mulai pukul 19.00 WIB hingga dini hari pukul 01.00 WIB. Tim berhasil mengevakuasi dan menangani tujuh titik rawan yang mengalami kerusakan cukup parah dengan memfokuskan pengerjaan pada pembersihan material jalan, pengamanan lokasi, serta pemberian perbaikan sementara agar jalur tersebut dapat dilalui kembali dengan aman.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, yang mengoordinasikan langsung kegiatan di lapangan, menegaskan bahwa keterlibatan timnya merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga konektivitas logistik dan mobilitas masyarakat. Ia menyadari pentingnya ruas jalan nasional tersebut bagi denyut nadi perekonomian daerah.
“Penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Kami berharap pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dapat segera melaksanakan perbaikan permanen sesuai standar teknis agar kondisi jalan kembali optimal dan aman bagi para pengguna jalan,” ujar M. Iman Topik di sela-sela pemantauan lokasi.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat tim gabungan dalam merespons kondisi infrastruktur di lapangan. Meskipun kewenangan perbaikan permanen berada di tangan pemerintah pusat melalui BPJN, Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat Barito Utara tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Malawaken dan mematuhi ketentuan muatan kendaraan. Kendaraan dengan muatan berlebih atau overload sangat berisiko dan mempercepat kerusakan jalan,” tegas H. Shalahuddin.
Bupati juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus melakukan pemantauan ketat serta menjalin komunikasi intensif dengan pihak BPJN. Sinergi ini diharapkan dapat menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas bagi masyarakat luas ke depannya.(red/sal/kontenborneo)

















