MARABAHAN,kontenborneo – Ketua DPRD Barito Kuala (Batola), Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batola, Abdi Maulana, mendampingi Wakil Bupati Batola, Herman Susilo, melakukan konsultasi dan koordinasi ke Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KemenLH-RI) di Jakarta, Jumat (27/02/2026). Langkah ini merupakan upaya strategis pemerintah daerah dalam mencari solusi terkait pengelolaan sampah.
Wakil Bupati Batola, Herman Susilo, menjelaskan bahwa agenda konsultasi tersebut fokus pada penguatan sistem pengelolaan sampah daerah, terutama dalam menghadapi kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini mengalami kelebihan kapasitas (over capacity). Herman menyampaikan langsung persoalan ini kepada Deputi Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun KemenLH-RI guna mendapatkan arahan teknis dan regulasi yang tepat.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kementerian Lingkungan Hidup RI di Jakarta (ist)
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, menyatakan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Batola ini. Kader Partai Golkar tersebut berharap hasil dari koordinasi dengan kementerian dapat segera diimplementasikan di lapangan untuk mengatasi permasalahan sampah di daerah.
Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono juga menekankan pentingnya masukan dan ilmu yang diperoleh dari KemenLH-RI agar memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Barito Kuala. Ia berharap strategi baru dalam pengelolaan limbah ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh masyarakat Batola.(red/kontenborneo)
