KASONGAN, kontenborneo.com – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggelar inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok bahan pokok (bapok) di Pasar Kereng Pangi mendapat dukungan dari legislatif. Gimmak Bulinga, Anggota DPRD Katingan dari fraksi PDI Perjuangan, menyatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
Menurut Gimmak, sidak bapok adalah upaya penting untuk memastikan pasokan bahan pokok aman bagi masyarakat.
“Jika stok tidak aman, maka harga bisa naik signifikan. Akibatnya, kebutuhan rumah tangga lain bisa terpaksa dikurangi,” katanya, menyoroti dampak kenaikan harga terhadap stabilitas ekonomi keluarga.
Meskipun mendukung penuh sidak yang digelar di Pasar Kereng Pangi beberapa waktu lalu, Gimmak Bulinga mengingatkan Pemkab Katingan agar kegiatan serupa tidak hanya terfokus di satu titik. Ia mendesak agar sidak diperluas ke pasar-pasar yang tersebar di 13 kecamatan lainnya di Katingan.
Perluasan jangkauan sidak ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya disparitas atau perbedaan harga antarwilayah di Kabupaten Katingan.
“Kalau harga gula di Kereng Pangi Rp19 ribu per kilo, sementara di Kasongan Rp18 ribu, tentu masyarakat akan memilih yang lebih murah. Karena itu, pemantauan harus merata,” tegasnya, menunjukkan bahwa fluktuasi harga lokal bisa mempengaruhi perilaku belanja masyarakat.
Dengan adanya pemantauan yang merata, diharapkan Pemkab Katingan dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk menjaga kestabilan harga bapok di seluruh wilayah, sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat perbedaan harga yang signifikan. (red/ars/kontenborneo.com)