MUARA TEWEH ,kontenborneo– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Utara memberikan sambutan positif atas resmi beroperasinya penerbangan perintis maskapai Susi Air rute Muara Teweh–Palangka Raya (PP). Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat sistem transportasi udara serta mempermudah aksesibilitas masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara, Mihrab Buanapati, menyatakan bahwa kehadiran rute ini merupakan solusi nyata bagi efisiensi waktu tempuh menuju ibu kota provinsi. Jika melalui jalur darat masyarakat harus menghabiskan waktu sekitar tujuh jam, kini perjalanan dapat ditempuh dalam waktu yang jauh lebih singkat.
“Penerbangan perintis ini sangat strategis bagi Barito Utara karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan yang selama ini cukup lama jika menggunakan jalur darat. Ini mendukung aktivitas pemerintahan, pendidikan, dan perekonomian masyarakat,” ujar Mihrab pada Senin (05/01/2026).
Mihrab menjelaskan bahwa Dishub Barut terus berkoordinasi dengan pihak Bandara Haji Muhammad Sidik untuk memastikan layanan transportasi udara ini berjalan optimal. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas subsidi dari Kementerian Perhubungan ini secara maksimal agar frekuensi penerbangan dapat terus terjaga.
“Kami berharap tingkat keterisian penumpang terus meningkat agar penerbangan perintis tersebut dapat beroperasi secara berkelanjutan. Pemerintah daerah siap mendukung program ini sebagai upaya membuka dan memperkuat akses transportasi udara di wilayah pedalaman,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik, Muhammad Amrillah K, melaporkan bahwa pada penerbangan perdana hari Senin, antusiasme warga sangat tinggi. Pesawat jenis Cessna yang digunakan tercatat membawa 12 penumpang penuh dari Palangka Raya dan mengangkut 11 penumpang saat kembali dari Muara Teweh.
Jadwal penerbangan perintis ini ditetapkan satu kali dalam sepekan setiap hari Senin dengan harga tiket yang sangat terjangkau, yakni di kisaran Rp500 ribu-an. Selain rute ke Palangka Raya, akses udara dari Muara Teweh juga tetap didukung oleh penerbangan komersial harian maskapai Wings Air rute Banjarmasin, serta koneksi perintis Susi Air ke berbagai wilayah lain di Kalimantan Tengah dan Selatan. (red/sal/kontenborneo)

















