KUALA KURUN,kontenborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Kota Kuala Kurun, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026, dengan tujuan utama membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, hadir langsung memantau jalannya kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto.
Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Jaya.
Bupati menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan sangat krusial, terutama menjelang perayaan hari jadi kabupaten. Menurutnya, pengendalian harga yang baik akan menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, DPKP Kabupaten Gunung Mas menyediakan berbagai komoditas dengan harga di bawah pasar, di antaranya:
- Beras: Beras premium Lahap (3.500 kg) seharga Rp70 ribu/sak 5 kg; Beras medium SPHP (250 kg) seharga Rp58 ribu/sak 5 kg; Beras premium Punokawan (500 kg) seharga Rp77 ribu (5 kg) dan Rp154 ribu (10 kg).
- Komoditas Lain: Gula pasir (500 kg) Rp15 ribu/kg; Bawang merah (250 kg) Rp22 ribu/0,5 kg; Bawang putih (250 kg) Rp12 ribu/0,5 kg; Telur ayam ras (200 tabak) Rp55 ribu/tabak; serta minyak goreng (540 liter) Rp15 ribu/liter.
Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto, menambahkan bahwa GPM merupakan program rutin yang dilakukan pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan. “Ini adalah upaya kami secara berkelanjutan dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses harga kebutuhan pokok yang lebih murah dibanding harga pasar,” jelas Eigh Manto.
Masyarakat Kuala Kurun tampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk memanfaatkan kesempatan belanja bahan pangan dengan harga subsidi tersebut. Pemkab Gunung Mas berharap melalui program ini, beban pengeluaran rumah tangga masyarakat dapat berkurang, sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan warga dalam menyambut hari jadi kabupaten.(red/kontenborneo.com/mmcgumas)

















