MUARA TEWEH,kontenborneo – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Setda Lantai I pada Senin (12/01). Dalam rapat yang didampingi Sekretaris Daerah Drs. Muhlis tersebut, Bupati menekankan dua agenda strategis, yakni percepatan realisasi anggaran tahun 2026 serta peningkatan fasilitas infrastruktur pendukung di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS).
Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap rencana pengembangan Bandara HMS, termasuk perluasan area sesuai kebutuhan masa depan. Namun, ia memberikan instruksi khusus agar penyediaan ruang VIP menjadi prioritas yang wajib segera disiapkan guna menunjang pelayanan tamu daerah. Menurutnya, ruang tersebut harus representatif dan memiliki fasilitas penunjang yang lengkap.
“Di bandara harus tersedia ruang VIP yang dapat digunakan untuk menunggu, menerima, maupun mengantar tamu. Ruang tersebut harus dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti musala, toilet, serta ruang kecil atau kantor pendukung untuk penyediaan hidangan dan keperluan teknis lainnya,” jelas H. Shalahuddin dalam arahannya.
Selain masalah infrastruktur bandara, Bupati memberikan teguran keras terkait transparansi pengadaan barang dan jasa. Ia mewajibkan seluruh perangkat daerah untuk segera mengumumkan rencana pengadaan mereka melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Bupati menegaskan tidak boleh ada lagi instansi yang menunda pengumuman tersebut karena hal ini berkaitan langsung dengan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah di mata publik.
H. Shalahuddin juga meminta setiap OPD menyampaikan laporan pelaksanaan pengadaan secara berkala untuk disinkronkan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Evaluasi kinerja nantinya tidak hanya melihat jumlah paket yang dilelang, tetapi lebih fokus pada bobot nilai paket terhadap total serapan anggaran daerah. Ia menargetkan pada bulan Maret 2026, realisasi anggaran Kabupaten Barito Utara sudah mencapai minimal 25 hingga 30 persen.
“Semua rencana pengadaan harus sudah diumumkan di SIRUP agar dapat dipantau dan dikawal bersama. Pada saat kick-off nanti, saya minta laporan lengkap mengenai persentase lelang yang sudah berjalan serta paket-paket yang telah terikat kontrak,” tegas Bupati.
Mengakhiri rapat tersebut, Bupati meminta seluruh kepala OPD menindaklanjuti arahannya dengan penuh disiplin dan koordinasi yang kuat. Ia berharap melalui percepatan administrasi dan pembangunan fisik, kualitas tata kelola pemerintahan di Barito Utara semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah.(red/sal)

















