MUARA TEWEH,kontenborneo.com– Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Yaser Arapat, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat karakter dan spiritualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diambil untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Yaser menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas birokrasi saat ini tidak boleh hanya bertumpu pada kompetensi teknis semata, tetapi harus menyentuh penguatan nilai moral dan spiritual. Menurutnya, pondasi tersebut sangat krusial mengingat tantangan pengelolaan keuangan daerah yang semakin besar.
“Pengelolaan APBD 2026 yang mendekati Rp3 triliun membutuhkan ASN dengan komitmen kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas. Anggaran besar tersebut harus dikelola secara profesional agar benar-benar berdampak pada pembangunan daerah,” tegas Yaser Arapat.
Sebagai langkah konkret dari komitmen tersebut, Bupati Barito Utara bersama sejumlah pejabat eselon menjadwalkan diri untuk mengikuti program pengembangan kepemimpinan dan karakter di ESQ Business School, Jakarta, pada 19–20 Januari 2026. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat kepemimpinan berbasis nilai (value-based leadership) dalam menjalankan roda pemerintahan.
Selain pelatihan kepemimpinan, Pemkab Barito Utara juga menerapkan pendekatan holistik dengan melibatkan tokoh agama serta melakukan pembaruan budaya kerja di internal instansi. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi lintas sektor serta efektivitas birokrasi secara menyeluruh.(red/sal)

















