ASONGAN, kontenborneo.com – Sebanyak 154 Koperasi Merah Putih (KMP) di desa dan 7 KMP di kelurahan se-Kabupaten Katingan siap diluncurkan dan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan (DKUMKMP) Katingan, Yodihel, mengonfirmasi bahwa proses administrasi dan akta notaris seluruh KMP telah rampung.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Katingan, Budy Hermanto, meminta agar seluruh KMP dikelola secara profesional, transparan, dan partisipatif. Tujuannya agar koperasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat desa.
“Pengelola koperasi harus kompeten, memiliki pengetahuan, keterampilan, dan integritas untuk menjalankan organisasi dengan baik,” ujar Budy Hermanto legislator Partai Gerindra tersebut.
Budy Hermanto menekankan beberapa aspek krusial untuk pengelolaan KMP yang sukses. Ia menyoroti pentingnya perencanaan bisnis yang matang, pengelolaan keuangan yang baik, serta manajemen transparan dalam pelaporan dan pengambilan keputusan. Selain itu, ia juga menekankan perlunya pengawasan dari pemerintah dan masyarakat agar dana koperasi digunakan sesuai dengan tujuan awal.
Legislator ini turut menyarankan adanya pendampingan dan pelatihan bagi pengurus KMP. Kerjasama dengan Pemkab, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat juga didorong untuk memperkuat pengelolaan koperasi di Katingan. (red/ARS/kontenborneo.com)