MUARA TEWEH,kontenborneo– Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara bersama Perwakilan Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi paham radikalisme bagi anak dan remaja di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (25/2). Langkah preventif ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan generasi muda terhadap pengaruh paham radikal yang kian masif.
Ketua GOW Barito Utara, Mira Apriyantinada Felix Y. Tingan, hadir membacakan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin. Dalam arahannya, Maya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata dalam membina nilai kebangsaan dan toleransi pada generasi muda.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, anak-anak dan remaja memiliki pemahaman yang benar serta mampu menangkal pengaruh radikalisme sejak dini. Peran keluarga sangat penting dalam membimbing dan mengawasi perkembangan anak,” ujar Maya dalam sambutan tertulisnya.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber ahli, Panit Satgas Wil Kalteng Densus 88 AT Polri, Iptu Ganjar Satriono. Di hadapan perwakilan siswa SLTA se-Kabupaten Barito Utara dan Duta GenRe, Iptu Ganjar memaparkan bahaya radikalisme serta pola penyebarannya yang kini mulai bergeser ke ranah digital.
Iptu Ganjar menjelaskan bahwa kelompok radikal sering kali menyasar anak muda melalui media sosial dan pola pergaulan yang tidak terkontrol. Menurutnya, literasi digital dan penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi benteng utama di lingkungan keluarga.
“Literasi digital, pengawasan orang tua, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan sejak dini menjadi kunci dalam mencegah penyebaran paham radikal di kalangan generasi muda,” tegas Iptu Ganjar.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Barito Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan aparat keamanan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan tetap menjaga semangat persatuan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

















