Muara Teweh, kontenborneo — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara kembali melaksanakan patroli rutin di sejumlah kawasan strategis di Kota Muara Teweh, Kamis (11/6/2026), sebagai upaya menjaga ketenteraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Patroli menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti Jalan Panglima Batur, kawasan Pasar Pendopo, Waterfront City (WFC), Jalan Pangeran Antasari, Jalan Magkusari, serta beberapa lokasi lainnya di wilayah Kelurahan Melayu dan Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Satpol PP Kabupaten Barito Utara, Suparmi A. Aspian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
“Ketertiban umum merupakan kondisi yang harus terus dijaga bersama. Melalui patroli rutin ini, kami berupaya memastikan masyarakat mematuhi peraturan yang berlaku sehingga tercipta lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif,” ujar Suparmi.
Menurutnya, terciptanya ketenteraman dan ketertiban umum tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Sebagaimana arahan Bapak Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, masyarakat diharapkan turut mendukung dan mengawasi jalannya roda pemerintahan. Oleh karena itu, menjaga ketenteraman dan ketertiban umum harus menjadi tanggung jawab bersama sesuai peran dan kemampuan masing-masing,” katanya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mematuhi aturan dalam penggunaan fasilitas umum.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Barito Utara, M. Fitri Tirta Saputra, menjelaskan bahwa petugas mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan bahu jalan maupun trotoar sebagai tempat berjualan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.
“Petugas memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan bahu jalan maupun trotoar sebagai tempat berjualan atau menggelar barang dagangan, karena dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan,” jelas Fitri.
Selain melakukan pengawasan terhadap ketertiban umum, petugas juga memberikan pembinaan kepada sejumlah pelajar yang masih berada di warung atau tempat berkumpul di sekitar Stadion Swakarya Muara Teweh saat jam pelajaran berlangsung.
“Kami mengingatkan para pelajar agar tidak nongkrong di warung menggunakan seragam sekolah pada jam belajar. Apabila memang sudah selesai mengikuti kegiatan sekolah atau ujian semester, kami mengimbau agar mereka langsung pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Fitri menambahkan, selama pelaksanaan patroli petugas tidak menemukan keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lokasi-lokasi yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Satpol PP Barito Utara memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga ketertiban umum, menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat di Kabupaten Barito Utara.(red/saleh/kominfo)

















