Muara Teweh, kontenborneo — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelayanan administrasi kependudukan di Desa Sei Liju, Kecamatan Teweh Timur, sekaligus penyerahan dokumen kependudukan pengganti serta perekaman KTP elektronik bagi warga korban kebakaran di Desa Benangin I, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, bersama jajaran Disdukcapil yang memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
Hendra mengatakan, pelayanan jemput bola merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak atas administrasi kependudukan secara cepat, mudah, dan tanpa harus terkendala jarak maupun kondisi tertentu.
“Administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu kami hadir langsung ke desa-desa untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal, termasuk bagi warga yang terdampak musibah kebakaran sehingga kehilangan dokumen kependudukannya,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, selain melayani perekaman KTP elektronik, Disdukcapil juga menyerahkan berbagai dokumen kependudukan pengganti, seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, dan dokumen administrasi lainnya kepada warga yang kehilangan berkas akibat musibah kebakaran di Desa Benangin I.
Menurutnya, dokumen kependudukan memiliki peranan penting dalam mengakses berbagai layanan publik sehingga penerbitan dokumen pengganti harus dilakukan secepat mungkin agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
“Kami ingin memastikan warga yang terdampak musibah tetap dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa kendala administrasi. Oleh karena itu, proses penerbitan dokumen pengganti kami percepat agar masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan normal,” katanya.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memberikan apresiasi atas langkah cepat Disdukcapil yang menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak bencana kebakaran.
Menurut Bupati, pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat maupun kesulitan akibat musibah.
“Saya mengapresiasi jajaran Disdukcapil yang telah bergerak cepat memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat di Teweh Timur. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan bantuan dan pelayanan,” ujar Shalahuddin pada Jumat (12/6/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, responsif, dan mudah diakses hingga ke tingkat desa melalui berbagai inovasi pelayanan.
“Pelayanan jemput bola seperti ini harus terus dilakukan agar masyarakat tidak kesulitan mengurus dokumen kependudukan. Selain mendekatkan pelayanan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui pelayanan jemput bola tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid sehingga dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, maupun program sosial secara lebih mudah dan optimal.(red/saleh/kominfo)

















