Muara Teweh, Kontenborneo – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) berencana membangun Sport Center atau pusat fasilitas olahraga di delapan kecamatan pada tahun 2026 mendatang. Rencana besar ini disampaikan dalam kunjungan kerja Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan di Kecamatan Gunung Purei pada Senin, 1 Desember 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa pembangunan Sport Center di setiap kecamatan diestimasi menelan anggaran Rp15 miliar, sehingga total kebutuhan anggaran mencapai Rp120 miliar.
Topik memaparkan bahwa setiap Sport Center akan mencakup beberapa fasilitas utama dengan perincian anggaran sebagai berikut:
-
Lapangan bola atau mini soccer: sekitar Rp8 miliar
-
Jogging track: Rp2 miliar
-
Lapangan basket: Rp2,5 miliar
-
Lapangan bola voli: Rp2,5 miliar
Topik menegaskan bahwa kecamatan di luar Teweh Tengah diminta segera menyiapkan lahan yang bersifat clean and clear agar proses perencanaan dapat berjalan sesuai jadwal.
Ia menyebutkan bahwa Bupati H. Shalahuddin telah memberikan tanggapan positif terhadap rencana tersebut. Bahkan, Bupati memungkinkan dua sport center dapat mulai dibangun lebih awal melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT).
Melalui pembangunan ini, Pemkab Barito Utara menargetkan tersedianya sarana olahraga yang lebih merata di seluruh wilayah kecamatan guna mendukung aktivitas masyarakat dan pembinaan atlet daerah. (red/Kontenborneo)

















