Muara Teweh, kontenborneo – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Penggerak (TP) Posyandu se-Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dihadiri 210 peserta, termasuk Ketua TP Posyandu Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menjadi penanda dimulainya era baru layanan kesehatan berbasis masyarakat di provinsi ini.
Mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Asisten Administrasi Umum Hj. Sunarti menegaskan bahwa Posyandu harus mampu bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Instruksi ini diberikan kepada seluruh Bupati/Wali Kota serta Tim Pembina Posyandu hingga tingkat desa untuk mempercepat implementasi 6 SPM Posyandu tersebut. “Posyandu bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal. Ini sejalan dengan visi-misi Gubernur dalam membangun Kalimantan Tengah yang berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat,” jelas Hj. Sunarti.
Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menyatakan bahwa Tahun 2025 merupakan tahun pertama implementasi konsep New Era Posyandu. Fokus utamanya adalah penguatan kelembagaan dan peningkatan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Ia optimis dengan implementasi di lapangan. “Beberapa Posyandu telah menerapkan 6 SPM dan kami targetkan seluruhnya dapat mengikuti,” ungkapnya.(red/kontenborneo)

















