KASONGAN, kontenborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Sugianto, menegaskan pentingnya upaya pemerataan tenaga kesehatan (nakes) hingga ke pelosok desa. Ia menekankan bahwa setiap Puskesmas di tingkat kecamatan dan Pustu (Puskesmas Pembantu) di desa-desa harus mendapatkan alokasi tenaga medis yang memadai.
“154 desa di Kabupaten Katingan membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik dari nakes. Apalagi sekarang semua masyarakat Katingan sudah menjadi peserta BPJS, sehingga saat berobat harus menggunakan kartu BPJS,” ujar Sugianto kepada media, Minggu (28/9), melalui sambungan telepon.
Politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berasal dari dapil Katingan III ini meminta Dinas Kesehatan Katingan agar segera menempatkan nakes secara merata. Hal ini krusial demi memastikan masyarakat di pedesaan dapat memperoleh layanan kesehatan yang setara dengan warga yang tinggal di ibukota kabupaten.
Ia memberi perhatian khusus pada desa-desa terpencil.
“Utamanya di desa-desa yang jauh dari ibukota kecamatan maupun kabupaten. Para nakes juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan di Pustu-Pustu yang ada,” tambahnya.
Sugianto, yang telah menjabat sebagai anggota DPRD Katingan selama empat periode, menekankan bahwa sistem pelayanan kesehatan harus dibuat menyeluruh, mencakup jalur dari pusat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa.
“Inilah pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan dari nakes, mengingat jarak yang cukup jauh menuju pusat layanan,” pungkasnya.
Desakan ini bertujuan agar aksesibilitas pelayanan kesehatan di Katingan dapat meningkat, sejalan dengan status kepesertaan BPJS seluruh warga yang menuntut ketersediaan layanan di tingkat fasilitas kesehatan primer terdekat. (red/ars/kontenborneo.com)

















