KASONGAN, kontenborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H Fahmi Fauzi, menyoroti masalah penumpukan tenaga pendidik (guru) yang terjadi di ibukota kabupaten. Ia mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pemerataan guru ke seluruh kecamatan, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedesaan.
“Jangan hanya menumpuk di ibukota. Semua sekolah, baik di kota maupun desa, harus mendapat tenaga pengajar yang cukup agar mutu pendidikan meningkat merata,” ujar Fahmi, Jumat (26/9), saat melaksanakan reses di Kecamatan Pulau Malan.
Menurut Fahmi, penyebaran guru yang merata dan proporsional akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Katingan secara keseluruhan.
Namun, legislator dari Partai NasDem ini mengakui adanya tantangan besar dalam upaya pemerataan ini. Ia mengakui banyak guru lebih memilih bertahan di ibukota karena fasilitas dan infrastruktur di sana dinilai lebih memadai dibandingkan kondisi sekolah di desa.
Meskipun memahami kendala tersebut, H Fahmi Fauzi menegaskan bahwa sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), guru harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan.
“Itu sudah menjadi sumpah dan tanggung jawabnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, Disdik Kabupaten Katingan wajib mencarikan solusi atas masalah ketidakseimbangan ini. Solusi tersebut harus memastikan distribusi guru di 13 kecamatan Katingan dapat berjalan lebih seimbang dan adil, sehingga tidak ada lagi sekolah yang kekurangan tenaga pengajar berkualitas.
(red/ars/kontenborneo.com)

















