PALANGKA RAYA,kontenborneo — Dalam rangka memperkuat literasi dan inklusi pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan edukasi dan literasi pasar modal bagi mahasiswa baru Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya pada 13 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian Road to SEPMT 2026.
Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai pasar modal, berbagai instrumen investasi, serta pentingnya mempertimbangkan profil risiko dalam menentukan pilihan investasi.
Pada kesempatan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kantor Perwakilan BEI Provinsi Kalteng mengenai pengenalan pasar modal dan ragam instrumen investasi. Selain itu, pihak perwakilan perusahaan sekuritas turut memperkenalkan aplikasi investasi saham serta dasar-dasar analisis saham kepada para peserta.
Untuk memperluas akses investasi secara nyata, panitia juga menyediakan fasilitas booth pembukaan rekening efek dan penerbitan Single Investor Identification (SID) bagi peserta yang ingin mulai berinvestasi secara aman, legal, dan bijak.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pemahaman mahasiswa mengenai pasar modal diharapkan dapat semakin meningkat sehingga memiliki bekal memadai dalam mengelola keuangan. Kolaborasi antara OJK Kalteng, BEI Kalteng, dan dunia pendidikan ini juga diharapkan mampu mendorong perluasan literasi serta inklusi pasar modal di kalangan generasi muda, sekaligus membangun kesadaran untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dan terhindar dari investasi ilegal.(red)

















