PALANGKA RAYA,kontenborneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan sebagai modal utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Tahun 2026 di Ballroom Bahalap Hotel, Palangka Raya, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Kebersamaan dan Persaudaraan” tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, di antaranya Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Pj. Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia Yansen A. Binti, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin, serta Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan.
Dalam pidatonya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pesan Presiden terkait pentingnya soliditas bangsa di tengah dinamika global yang menantang.
“Bapak Presiden berpesan, kita harus bersatu. Membangun Indonesia harus dilakukan dengan semangat kebersamaan, terlebih dalam menghadapi situasi nasional maupun internasional yang penuh tantangan saat ini,” tegas Gubernur.
Selain isu persatuan, Gubernur juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah dijalankan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk rasionalisasi agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran juga memberikan instruksi khusus kepada para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia berharap pemerintah daerah proaktif menjaga keberlangsungan UMKM lokal agar tetap mampu berdaya saing di tengah gempuran ekspansi ritel modern.
“Saya minta para bupati dan wali kota untuk bersama-sama memikirkan langkah yang dapat melindungi dan memulihkan UMKM agar tetap berkembang dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Puncak perayaan HUT ke-16 Gerdayak Indonesia diisi dengan penganugerahan Tanda Penghargaan dan Medali Kehormatan Gerdayak Indonesia “Tingang Menteng Bapengang Simpei” kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam memajukan organisasi dan masyarakat Dayak.
Gerdayak Indonesia diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan di Kalimantan Tengah.(red/usm/mmckalteng)

















