KASONGAN, kontenborneo.com – Wakil Ketua I DPRD Katingan Nanang Suriansyah berharap dalam waktu yang tidak lama lagi Kabupaten Katingan akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) XXIII, yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2025 yang akan datang.
“Di HUT XXIII nanti diharapkan berdampak pada peningkatan ekonomi, budaya, pemberdayaan dan kualitas hidup masyarakat,” Wakil Ketua (Waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Rabu (23/6) via telpon selulernya.
Maksudnya, pada HUT Kabupaten Katingan XXIII nanti, dirinya berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Artinya, saat kita memperingati nanti, meskipun hanya sebuah harapan, peringatan tersebut tidak sekedar seremonial tahunan saja, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Katingan, termasuk peningkatan ekonomi dan pelestarian budaya.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar HUT Kabupaten Katingan XXIII berdampak positif, diantaranya peringatan HUT tersebut dapat menjadi ajang untuk mempromosikan produk UMKM lokal dan meningkatkan perputaran ekonomi di masyarakat.
Selanjutnya terkait dengan festival budaya yang digelar saat HUT Kabupaten Katingan menurutnya, dapat menggali dan melestarikan potensi budaya Katingan. Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan.
“Seperti di tahun lalu, adanya pawai pembangunan, pameran pembangunan (Katingan Expo), bazar, lomba dan pertunjukan yang akan memberikan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerahnya,” ungkap Nanang Suriansyah.
Diakhir perbincangannya, lanjutnya, untuk peningkatan kualitas hidup, secara keseluruhan harus dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
“Karena, peringatan HUT Katingan dapat menjadi menjadi momentum penting untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Katingan,” tandas wakil rakyat asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini.
Anggota DPRD Dukung FTIK IX Tingkat Kabupaten Katingan
KASONGAN – Kamis malam (26/6) besok akan dibuka secara, resmi kegiatan Festival Tindakan Intan Kaharingan (FTIK) IX tingkat Kabupaten Katingan, yang bertempat di area Sport Center – Kasongan.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan Sugianto, selain memberikan apresiasi, juga menyatakan dukungannya atas terselenggaranya FTIK yang akan dilaksanakan selama lima hari, yakni sejak 25 hingga 29 Juni 2025 mendatang. Apresiasi dan dukungannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Selasa (24/6).
Pasalnya, FTIK VIII tingkat Kabupaten Katingan tahun 2025 tersebut menurut Sugianto, merupakan momentum penting dalam upaya membina dan melayan…
Harga Bawang Merah Melonjak, Saatnya DKUMKM Turun Ke Pasar
KASONGAN – Ketika harga bawang merah di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Katingan mengalami lonjakan, hingga mencapai Rp 65 ribu/Kg, makan saatnya Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (DKUMKP) Kabupaten Katingan turun ke sejumlah pasar. Demikian kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Budy Hermanto kepada media, Rabu (25/6).
Turun ke pasar-pasar menurut Budy Hermanto, untuk melakukan pengecekan dan pemantauan, dengan tujuan mengetahui kebenarannya. “Jika memang benar harga bawang merah dari Rp 38 ribu/Kg melonjak ke Rp 65 ribu/Kg dirinya meminta kepada DKUMKP setempat untuk mengambil langkah-langkah yang sekiranya tidak membuat masyarakat, utamanya para Ibu Rumah Tangga (IRT) mengeluh. ” ungkapnya, seraya menyarankan agar DKUMKP setempat menggelar pasar murah, dengan menjual sembako.
Terkait harga sembako yang dijual di pasar murah itu nantinya, dirinya meminta kepada DKUMKP setempat agar benar-benar lebih murah dari harga normal yang ada di pasaran. Artinya jangan sampai harga sembako yang dijual di pasar murah dengan di pasaran tidak jauh berbeda.
Adapun tujuan digelarnya pasar murah tersebut menurut legislator Partai Gerindra ini, disamping menstabilkan harga semua sembako, juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga. “Untuk menggelar pasar murah ini sebaiknya tidak hanya satu hari atau dua hari saja, tapi kalau bisa berkelanjutan, sampai harga sembako kembali normal,” harapnya.
Berdasarkan pantauan awak media, harga bawang merah pada hari ini, Rabu (25/6) sekitar Rp 65 ribu/Kg, bawang putih Rp 40 ribu/Kg, harga ayam broiller (pedaging) dari Rp 45 ribu/Kg turun menjadi Rp 38 ribu/Kg, harga sayur mayur mengalami kenaikan 100 persen, yaitu dari Rp 3.000/ikat naik menjadi Rp 6 ribu/ikat.
Naiknya beberapa sembako yang dijual oleh para pedagang sembako tersebut menurut Abah Magda, salah seorang pedagang bawang dan telor ayam serta telor itik ini, hanya mengikuti saja. “Karena jika saya tetap menjual dengan harga yang dulu, tentu saja saya mengalami kerugian,” aku abah Magda. (*)

















