Peristiwa

Gegara Arisan, Seorang Wanita Inisial UF Dilaporkan Oleh Sahabatnya Sendiri

Bagikan
Bagikan

MUARA TEWEH, kontenborneo.com – Salah seorang wanita berinisial UF diketahui telah banyak mengikuti Arisan, namun tak mau bayar wanita asal HSU ini harus berperkara di Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh yang diketahui salah satu warga asal Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan tersebut terancam menjadi terdakwa pesakitan.

Wanita inisial UF itu menurut informasi yang diterima merupakan seorang bidan  di puskesmas di Amuntai, yang kini berpekara setelah dilaporkan oleh wanita asal kota Muara Teweh Herlina, warga sekitaran Kelurahan Lanjas dengan ancaman pidana pasal 378 KUHP.

Penipuan Umum adalah pasal utama yang mengatur tentang tindak pidana penipuan dalam hukum pidana Indonesia. Pasal ini mengatur mengenai tindakan yang dilakukan dengan cara menipu seseorang untuk mendapatkan keuntungan secara tidak sah. Pidana.

Perkara yang menimpa dua orang sahabat itu asalnya sampai dengan berperkara ke meja hijau, terjadi bermula saat UF ikut arisan yang dikelola oleh Herlina pada Tahun 2021 lalu. Adapun Herlina dan UF merupakan dua orang sahabat sebelumnya saat masih sama-sama dalam menuntut ilmu di Banjarmasin, Kalsel.

Kronologinya, Herlina menjelasakan bahwa dalam arisan itu, UF meminta nomor kepesertaannya dapat di bagian awal jika ikut. Bahkan selain itu juga, UF yang kini juga jadi terdakwa telah mendaftarkan beberapa orang lagi sebanyak 5 nama selain dirinya, namun dengan nama palsu di tahun 2021 dan 2022 itu.

Dalam kesepakatan juga ternyata telah diketahui, bahwa UF meminta hal yang sama untuk ke lima nama baru itu untuk dapat diawal, sehingga akhirnya UF yang kini telah jadi terdakwa itu mendapat total pembayaran sebesar Rp 3.412.000.000 totalnya.

Kasus yang sudah masuk dalam amar dakwaan akibat yang bersangkutan mendaftarkan nama-nama diatas sebagai peserta arisan dan setelah mendapatkan pembayaran, terdakwa tidak membayar iuran arisan berikunya kepada Herlina. Sehingga mengalami kerugian untuk menutup pembayaran arisan kepada peserta lain.

“Akibatnya kerugian dari Herlina akibat tidak dibayar mencapai Rp2.553.250.000. Saya sudah mencari jalan dengan itikad baik untuk meminta pertanggungjawaban yang bersangkitan, bahkan sampai melakukan mediasi di Kepolisian. Namun tak ada niat baik terdakwa membayar iuran arisan tersebut,” kata Herlina via, telepon pada 23 Januari 2025.

Kini kasus itu sudah menjalani sidang sebanyak 2 kali, dan telah di pimpin Hakim Ketua M Riduansyah. Dalam sidang kedua, pada Selasa 21 Januari 2025 lalu, dan hakim memberi kesempatan kuasa hukum UF, dari Trusted And Reassure Law Office menyampaikan nota keberatan (eksepsi).

Dalam eksepsi yang ditandatangani 5 kuasa hukum, diantaranya, Dr. Sugeng Ariwibowo, Azrina Fradella, Muhammad Wahyu Ramadhani, Julfikar Dwi Istanto, dan Bowie Prima, bahawa dakwaan jaksa penuntut umum kabur dan tidak cermat (Obscuur Libel).

Salah satunya pada dakwaan Kesatu dan Dakwaan Kedua secara jelas Jaksa Penuntut Umum telah mendalilkan “Bahwa terdakwa dengan niat jahatnya mendaftarkan kepesertaan arisan menggunakan nama palsu atau nama orang lain yang tidak pernah bersepakat untuk mengikuti arisan dimaksud untuk membohongi saksi Herlina demi mendapatkan keuntungan dari pembayaran arisan,” kata kuasa hukum UF.

Pada sidang itu juga, Hakim Ketua M Riduansyah menolak atas permintaan kuasa Hukum agar yang bersangkutan UF untuk mendapat tahanan luar. Sehingga tetap harus dititipkan di tahanan LP Muara Teweh kelas IIB, selama dalam perkara sampai dengan adanya putusan.

Menurut Hakim, penahanan terdakwa demi kelancaran persidangan, mengingat terdakwa UF merupakan warga Amuntai.

“Karena jarak yang jauh dan demi kelancaran sidang maka permintaan kuasa hukum di tolak. Dan sidang akan dilanjutkan lagi 4 Februari,” tutup Hakim Kerua. (red)

Bagikan
Smsi
Display Kontenborneo 2
Kontenborneo.com Hut Ke 81 Ri
Hari Lahir Kejaksaan Ri Pemkab Batola
Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Road To Pangdam Xxiitb Cup
Pj Sekda Batola, Sugimin
Mari Bersama Menjaga Kalimantan Tengah Tetap Hijau, Aman, Dan Bebas Dari Karhutla
H. Agustiar Sabran, S.ikom Atas Pelantikannya Sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (pb Percasi) Masa Bakti 2026–2030
Hari Bhakti Adhyaksa Pemprov Kalteng
Hari Anak Nasional Pemkab Mura
Pemkab Barut Mari Kita Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Fenomena El Nino Godzilla Yang Dapat Membawa Dampak Kekeringan Ekstrem
Hut Bupati Barut
Batara Expo 2026
Tahun Baru Islam Pemkab Barut
Tahun Baru Uslam Pemkab Batola
Pimpinan Dan Anggota Dprd Kabupaten Barito Kuala Mengucapkanselamat Tahun Baru Islam 1 Muharram
Tahun Baru Islam Pemkab Mura
Berita Terkait
Presiden Dalam Rapat Bersama Sejumlah Menteri Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Pada Selasa
Ekonomi BisnisHeadlinesNasionalPeristiwa

Perkuat Hubungan Ekonomi Global, Presiden Prabowo Dorong Penerapan IEU-CEPA Mulai Awal 2027

JAKARTA,kontenborneo — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar proses penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive...

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, Memantau Langsung Penanganan Karhutla Di Kabupaten Barito Selatan
HeadlinesKalimantan TengahPemprov Kalimantan TengahPeristiwa

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Barito Selatan

BUNTOK,kontenborneo — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung memantau penanganan kebakaran...

Wabup Batola H Herman Susilo,
Barito KualaKalimantan SelatanPeristiwa

H. Herman Susilo, S.M. Pimpin Peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Batola di Aula Selidah Marabahan

MARABAHAN,kontenborneo — Wakil Bupati Barito Kuala sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI)...

Kapal Induk Its Giuseppe Garibaldi Dikawal Langsung Oleh 2 Fregat Kelas Brawijaya Kri Brawijaya 320 Dan Kri Prabu Siliwangi 321 Saat Memasuki Perairan Alki I, Kamis (1792026)
HeadlinesNasionalPeristiwa

Perkuat Kekuatan TNI AL, Kapal Induk Perdana ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia

JAKARTA,kontenborneo.com — Kapal induk perdana ITS Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Tanah...