KASONGAN, kontenborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Winda Natalia, menyoroti alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024. Winda mendapati kelompok disabilitas sering luput dari perhatian dalam pendistribusian berbagai program bantuan sosial.
Ia menegaskan, kelompok disabilitas merupakan salah satu pihak yang sangat membutuhkan dukungan agar dapat bertahan hidup dengan layak.
“Pemda harus memberikan prioritas kepada para penyandang disabilitas dari keluarga tidak mampu terkait penyaluran bantuan sosial. Mereka sangat membutuhkan dukungan agar bisa bertahan dan hidup dengan layak,” kata Winda Natalia di Kasongan, Rabu (27/8/2025).
Politisi Partai NasDem itu menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan menjadi bagian penting dalam memastikan prinsip keadilan sosial benar-benar diterapkan di masyarakat. Menurutnya, semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas, berhak mendapatkan perlakuan yang sama.
Winda Natalia menambahkan bahwa penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera menghadapi beban ganda. Selain keterbatasan fisik, mereka juga harus berjuang dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, yang semakin memperberat kehidupan sehari-hari.
Winda Natalia mendesak Pemkab Katingan agar lebih jeli dalam melakukan pendataan dan distribusi bantuan agar tidak ada kelompok yang tertinggal.
“Pemkab harus lebih jeli dalam melakukan pendataan dan distribusi bantuan agar tidak ada kelompok yang tertinggal,” tegasnya.
Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah nyata dengan kebijakan afirmatif yang berpihak kepada kelompok rentan tersebut. Hal ini dapat dimulai dari data penerima yang lebih akurat hingga pola distribusi bantuan yang tepat sasaran.
“Dengan adanya perhatian dan bantuan yang tepat, penyandang disabilitas bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup layak, sehat, dan mandiri seperti warga lainnya,” tutur Winda Natalia .
Winda berharap ke depan Pemkab Katingan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat disabilitas. Ia berharap program pembangunan daerah benar-benar menyentuh seluruh lapisan tanpa terkecuali. (red/ARS)

















