KASONGAN, kontenborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, H. Hanafi, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui dinas terkait memasang lampu penerangan di Jalan AMD, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir. Jalan tersebut dilaporkan sudah bertahun-tahun dalam kondisi gelap gulita.
“Permintaan ini sering dikeluhkan oleh sejumlah warga setempat,” kata Hanafi kepada awak media di lobi DPRD setempat, Rabu pagi (27/8).
Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan bahwa Jalan AMD merupakan akses vital menuju pelabuhan tempat para nelayan membongkar muat ikan darat dan ikan sungai. Aktivitas harian jual beli ikan di sekitar Pasar Hurung dan mobilitas warga menggunakan jalan tersebut.
Hanafi menekankan bahwa membiarkan ruas jalan AMD gelap gulita pada malam hari dikhawatirkan menimbulkan berbagai risiko, seperti:
- Kecelakaan lalu lintas bagi pengendara bermotor karena pengemudi tidak melihat lubang, tikungan tajam, atau kendaraan lain.
- Peningkatan potensi tindak kriminalitas seperti pencurian.
- Gangguan pada mata bagi warga yang beraktivitas di area tersebut.
“Intinya, kurangnya penerangan jalan membuat pengemudi tidak melihat lubang, tikungan tajam, atau pun kendaraan lain yang dapat menjadi penyebab kecelakaan dan sejumlah risiko lainnya,” ungkap Hanafi.
Hanafi berharap dinas yang menangani penerangan jalan di Kasongan memasang lampu PLN di Jalan AMD menuju pasar ikan tersebut demi alasan keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat. Pemasangan ini juga bertujuan mendorong aktivitas yang terhambat akibat tidak adanya penerangan.
Ia menyimpulkan, jika jalan tersebut dibiarkan berlarut-larut gelap tanpa respons dari dinas terkait, risiko kecelakaan dan tindak kejahatan akan terus mengancam.
“Sehingga, pemasangan lampu penerangan di Jalan AMD tersebut tampaknya sangat mendesak, apalagi, di jalan tersebut sejak Katingan menjadi Kabupaten pada tahun 2002 yang lalu hingga sekarang belum pernah dipasang lampu penerangan jalan,” pungkas wakil rakyat dari Dapil Katingan I ini. (red/ars/kontenborneo.com)

















