Kasongan, kontenborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Riming, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati meskipun air banjir akibat luapan Sungai Katingan sudah mulai surut.
Riming menegaskan bahwa meskipun banjir yang melanda sejumlah wilayah hanya berlangsung beberapa hari, dampak buruk yang ditimbulkannya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Luapan Sungai Katingan sebelumnya berdampak pada delapan kecamatan, yaitu: Bukit Raya, Katingan Hulu, Sanaman Mantikei, Katingan Tengah, Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir, dan Tasik Payawan.
“Meskipun air sudah mulai surut dan banjir hanya terjadi beberapa hari, dampaknya bisa berlangsung lebih lama,” ujar Riming pada Selasa, 30 September 2025.
Politikus PDI Perjuangan ini mengimbau warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat wilayah Katingan masih berada dalam musim penghujan. Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai berbagai risiko pasca-banjir seperti penyakit, kerusakan infrastruktur, dan bahaya listrik.
-
Kesehatan: “Warga perlu menjaga kebersihan lingkungan dan diri untuk mencegah penyakit seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit yang rentan muncul setelah genangan air surut,” katanya. Pembersihan rumah dan lingkungan dari lumpur serta sampah sisa banjir harus segera dilakukan untuk meminimalkan risiko kesehatan.
-
Keamanan Infrastruktur: Ia mengingatkan masyarakat agar memeriksa keamanan sambungan listrik dan mewaspadai kerusakan jalan dan jembatan yang mungkin tidak tampak jelas akibat tergerus air.
Riming juga meminta seluruh pihak, baik perangkat desa maupun kecamatan, untuk terus memantau kondisi warga dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi serta bantuan yang diperlukan untuk pemulihan pasca-banjir. (red/ars)

















