MARABAHAN, kontenborneo– Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola) menjadi wadah bagi para peternak Kerbau Rawa asal Kecamatan Kuripan untuk menyampaikan aspirasi terkait perlunya dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan usaha peternakan mereka.(06/5/26)
Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari, usai memimpin rapat tersebut menegaskan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti usulan para peternak kepada instansi terkait.
“Tadi dari perkumpulan atau kelompok peternakan Ternak Kerbau Rawa di Kecamatan Kuripan ada menyampaikan beberapa usulan ke DPRD Batola. Insya Allah usulan-usulan tersebut akan kita sampaikan ke Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Batola,” ujar Ayu kader Partai Golkar tersebut.
Ayu Dyan menyoroti pentingnya menjaga populasi kerbau rawa sebagai aset daerah yang unik. Menurutnya, Kecamatan Kuripan merupakan satu-satunya wilayah di Batola yang memiliki budidaya ternak spesifik ini, sehingga keberadaannya harus dilindungi agar tidak punah.

Senada dengan hal tersebut, Camat Kuripan, Zulfikar, menyatakan bahwa kerbau rawa bukan sekadar komoditas ternak, melainkan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi ikon wisata daerah. Ia mengungkapkan bahwa saat ini populasi kerbau rawa di wilayahnya mencapai sekitar 500 ekor dan terus berkembang.
“Kita selalu mendukung ke arah sana dan sudah beberapa kali kita bersama warga, pemilik Kerbau Rawa dan PT TAL menggelar rapat koordinasi dengan beberapa keputusan-keputusan yang harus ditindaklanjuti,” jelas Zulfikar.
Namun, Zulfikar mengakui bahwa untuk membangun kawasan peternakan yang representatif, diperlukan dukungan pendanaan yang besar dari pemerintah. Tanpa intervensi dari Pemkab Batola maupun pemerintah provinsi, ia khawatir upaya pengembangan peternakan ini akan berjalan lambat.
“Tanpa ada sentuhan dari Pemkab dan provinsi, pengembangan peternakan Kerbau Rawa mungkin agak lambat. Kami berharap adanya komitmen pemerintah dalam mendukung harapan masyarakat Kecamatan Kuripan,” pungkasnya.(red/kontenborneo)

















