MARABAHAN,kontenborneo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) berkomitmen mendukung upaya KPU Batola dalam mewujudkan pembangunan gudang logistik mandiri sebagai persiapan menghadapi Pemilu Tahun 2029 dan 2031. Komitmen tersebut disampaikan dalam agenda audiensi antara Komisi I DPRD Batola bersama jajaran komisioner KPU Batola,Rabu (06/05/2026)
Anggota Komisi I DPRD Batola, Hendri Dyah Estinigrum, menegaskan bahwa lembaganya mendukung rencana hibah pembangunan gedung tersebut mengingat urgensi pemisahan logistik pemilu nasional dan daerah pasca putusan MK No: 135/2024.
“Terkait gudang logistik disampaikan tadi, sifatnya sangat penting karena nantinya logistik akan datang dua kali, sehingga ini perlu pemikiran bagi pemerintah daerah. Kami DPRD bermitra dengan KPU Batola tentunya sangat mendukung dan mudah-mudahan pemerintah daerah bisa memberikan hibah terkait pembangunan gedung logistik,” tegas anggota DPRD dari Fraksi PAN tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa DPRD melalui Badan Anggaran (Banggar) siap berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas realisasi pembangunan tersebut, baik secara langsung maupun bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. “Untuk lahan sudah ada di samping Kantor KPU Batola. Tinggal bangunannya saja dan hal itu sudah disampaikan KPU Batola, kami siap dari Banggar membicarakan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” terangnya.
Ketua KPU Batola, Rusdiansyah, menyambut baik dukungan DPRD tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini KPU masih terkendala status aset gudang yang masih pinjam pakai dengan pemerintah daerah.
“Hari ini kita melaksanakan audiensi antara KPU Batola dengan DPRD. Ada beberapa hal yang kita sampaikan, terutama menjelang Pemilu Tahun 2029 dan Tahun 2031. Selama ini kita masih pinjam pakai dengan pemerintah daerah. Untuk tahun 2028 mungkin kita tidak bisa lagi menggunakan gudang logistik pinjam pakai tadi, jadi kita upayakan dengan dukungan DPRD Batola, dua tahun ke depan kita sudah memiliki gedung logistik milik KPU Batola sendiri,” ujar Rusdiansyah.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Batola, Saiful Asyari, menekankan pentingnya target operasional bangunan tersebut. “Masalah gedung logistik sangat penting dan DPRD berharap di tahun 2028 bangunan tersebut sudah bisa terpakai, agar pemilihan di tahun 2029, 2031, maupun 2032 berjalan dengan lancar di seluruh Indonesia,” tutup kader PKS Batola tersebut.(red/kontenborneo)

















