BARITO KUALA – Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Hasimudin, mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk segera merealisasikan rencana bantuan program budidaya kelapa genjah atau kelapa dalam di Batola.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mengantisipasi penurunan produksi kelapa yang terjadi di sejumlah wilayah pesisir. “Rencana bantuan itu sejalan dengan semakin berkurangnya produksi kelapa di Batola,” ujarnya di Marabahan, Kamis (2/10/2025).
Hasimudin menjelaskan, populasi tanaman kelapa di Batola umumnya berada di kawasan pesisir seperti Kecamatan Tamban dan Mekarsari. Namun, banyak pohon kelapa di wilayah tersebut yang kini sudah berusia tua sehingga produktivitasnya menurun drastis.
“Dengan semakin tua kondisi pohon kelapa, maka program bantuan budidaya kelapa genjah atau kelapa dalam akan sangat membantu masyarakat. Ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan ekonomi warga pesisir,” ucapnya.
Ia berharap program tersebut dapat segera terealisasi agar hasil produksi kelapa di Batola meningkat dan berdampak positif pada pendapatan petani maupun pendapatan asli daerah.
Sebelumnya, Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunnak) Kabupaten Batola telah mengajukan usulan pengembangan tanaman kelapa genjah atau kelapa dalam seluas 3.000 hektare ke Kementerian Pertanian.
Kepala Bidang Perkebunan Disbunnak Batola, Amin Oktriana, menyebutkan bahwa program ini direncanakan berjalan dari tahun 2026 hingga 2029, dan akan difokuskan di kawasan pesisir Batola.
“Harapan kami, program ini dapat segera disetujui agar masyarakat bisa mulai menanam kembali dan meningkatkan kesejahteraan melalui sektor perkebunan,” ujarnya.
Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari DPRD Batola yang menilai pengembangan komoditas kelapa dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi baru bagi wilayah pesisir. (red)

















