PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah mendapat dukungan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah. Hal itu ditandai dengan pertemuan antara jajaran pengurus SMSI Kalteng dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, di Palangka Raya, Kamis (30/7/2026).
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membahas peluang kerja sama dalam memperluas penyebarluasan informasi mengenai dunia pendidikan di Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan media merupakan mitra penting pemerintah dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pendidikan kepada masyarakat. Menurutnya, informasi yang disajikan media dapat mendorong partisipasi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
Ia berharap sekolah-sekolah memperoleh ruang publikasi yang lebih besar agar berbagai prestasi peserta didik, guru, maupun inovasi pembelajaran dapat diketahui masyarakat luas.
“Kami ingin media menjadi mitra dalam menyampaikan berbagai program pendidikan kepada masyarakat secara luas,” katanya.
Reza juga mengajak media tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pendidikan secara profesional dan berimbang. Masukan maupun kritik yang konstruktif dinilai sebagai bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan pendidikan.
Di sisi lain, Ketua SMSI Kalimantan Tengah, Akhiruddin, menegaskan kesiapan organisasinya mendukung seluruh program positif Dinas Pendidikan melalui jaringan media siber yang tergabung dalam SMSI.
Menurutnya, SMSI tidak hanya siap mempublikasikan berbagai kegiatan pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan jurnalis sekolah sebagai sarana meningkatkan kemampuan literasi generasi muda.
Pembinaan terhadap jurnalis sekolah dinilai mampu membentuk karakter pelajar yang kritis, kreatif, serta memahami etika jurnalistik sejak dini. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan budaya literasi.
Akhiruddin menambahkan, sinergi antara media dan pemerintah harus terus dibangun agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai perkembangan pendidikan di Kalimantan Tengah.
Melalui kolaborasi tersebut, SMSI Kalimantan Tengah dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah optimistis mampu menghadirkan pemberitaan yang inspiratif, memperkuat transparansi publik, serta mendorong kemajuan pendidikan yang semakin berkualitas di Bumi Tambun Bungai. (rls)

















