MUARA TEWEH,kontenborneo – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Montallat Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Montallat, Jumat (6/2/2026) siang.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai acuan pembangunan lima tahun ke depan. Ia meminta agar pada tahun 2027, seluruh program tersebut diimplementasikan secara terukur dan tepat sasaran.
“Dengan keterbatasan anggaran yang kita miliki, perlu ditetapkan skala prioritas yang benar-benar menyentuh akar permasalahan, berdampak luas, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar H. Shalahuddin.
Bupati menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan aspirasi dan potensi lokal terakomodasi dalam dokumen perencanaan daerah. Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bekerja profesional dan meniatkan pengabdian sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Sementara itu, Camat Montallat, M. Nurgabrianudin, menyampaikan bahwa forum partisipatif ini bertujuan menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan. Dalam rangkaian acara tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sosial serta vitamin A secara simbolis sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Musrenbang dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara, Bahrum F. Girsang. Agenda utama mencakup paparan usulan prioritas Kecamatan Montallat untuk tahun 2027, yang secara umum menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur dasar, konektivitas wilayah, serta penguatan sarana kesehatan dan pendidikan.
Selain infrastruktur, prioritas pembangunan di Montallat juga diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses jaringan telekomunikasi, penerangan umum, serta penyediaan sarana transportasi operasional pemerintahan guna mempercepat pelayanan publik di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Tripika, kepala desa, lurah, tokoh masyarakat, serta perwakilan dunia usaha yang beroperasi di wilayah Kecamatan Montallat. Melalui diskusi konstruktif ini, diharapkan rencana kerja yang disusun mampu mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih kuat.(red/sal)

















