MUARA TEWEH, kontenborneo.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, mengajak para pelajar membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat, bergizi seimbang, aman, serta memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian dari pola hidup sehat sejak usia dini.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes To School yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara di SDN 1 Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Selasa (2/6/2026).
Program edukasi itu diikuti 69 siswa SDN 1 Kandui dengan tujuan meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Hj. Maya Savitri Shalahuddin menilai pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi perlu dimulai sejak usia sekolah agar menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.
“Melalui kegiatan B2SA Goes To School ini kami berharap para siswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat, memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di daerah kita, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hj. Maya.
Menurutnya, peningkatan kualitas gizi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan mampu bersaing. Karena itu, TP PKK Kabupaten Barito Utara terus mendukung berbagai program edukasi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami percaya bahwa edukasi sejak usia sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Anak-anak yang sehat hari ini adalah investasi pembangunan daerah di masa depan,” katanya.
Ia juga mengajak guru dan orang tua untuk bersama-sama membimbing anak agar terbiasa memilih makanan sehat, sekaligus mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak secara berlebihan.
“Mari bersama-sama mendampingi anak-anak dalam membiasakan konsumsi makanan sehat dengan mengedepankan konsep B2SA agar tercipta generasi yang sehat, aktif, dan produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, Yudie E. Rakhman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
Menurut Yudie, keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, terutama bagi anak-anak usia sekolah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pencegahan stunting. Diperlukan sinergi seluruh lintas sektoral dan perangkat daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Ketua Panitia, Erni Herawati, menjelaskan bahwa B2SA Goes To School dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, aman, serta berbasis potensi pangan lokal.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada siswa-siswi mengenai pentingnya pola konsumsi pangan B2SA berbasis sumber daya lokal. Untuk kegiatan hari ini diikuti sebanyak 69 siswa-siswi SDN 1 Kandui,” jelas Erni.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, acara turut dihadiri dewan guru SDN 1 Kandui, Kepala Desa Kandui, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan sehat berbasis sumber daya lokal terus meningkat sebagai upaya mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (red/saleh/kominfo)

















