Muara Teweh, kontenborneo – Untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam mengelola dokumen penting, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Kabupaten Barito Utara melaksanakan Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis dan Penerapan Aplikasi SRIKANDI. Pelatihan yang diikuti pejabat dan pengelola arsip dari berbagai satuan kerja ini resmi dimulai pada hari Selasa di Aula Dissiptaka,11 November 2025 .
Kepala Dissiptaka Barito Utara, H. Fakhri Fauzi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya Pemkab Barito Utara untuk memastikan arsip dikelola secara tertib, aman, dan memiliki nilai guna tinggi. Fakhri menegaskan perlunya peningkatan kapasitas pengelola arsip mengingat nilai pengawasan nasional kearsipan daerah masih tergolong Kurang (skor 47,37).
Fakhri menjelaskan, melalui pelatihan ini, pihaknya mendorong penggunaan aplikasi SRIKANDI secara optimal sebagai bagian integral dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia berharap kegiatan ini memperkuat kesadaran ASN tentang pentingnya arsip sebagai bukti autentik penyelenggaraan pemerintahan.
Acara yang menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional RI (ANRI), Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum., dan Pinandita Syafrisman, S.Sos., ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, drg. Dwi Agus Setijowati. Pelatihan ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam mempercepat digitalisasi kearsipan menuju pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

















